Konseling

ANALISIS DINAMIKA SELF EFFICACY DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Kinerja guru selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas untuk melihat tingkat pencapaian hasil dan efektivitas guru dalam melaksanakan tugas mereka, termasuk kemampuan mereka untuk mengajar, memotivasi Siswa dan mengelola kelas, dan dorongan internal maupun eksternal, untuk memberikan kontribusi maksimal pada proses pembelajaran dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh self efficacy dan motivasi kerja terhadap Kinerja guru PAUD. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survei dan kuesioner.

PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN SISWA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA (STUDI DI MAN 1 KERINCI DAN MAS NURUL HAQ SEMURUP)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya disparitas penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling antara sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Kerinci. MAN 1 Kerinci sebagai sekolah negeri memiliki empat konselor berkualifikasi dan sistem layanan digital berbasis website, sedangkan MAS Nurul Haq Semurup sebagai sekolah swasta memiliki keterbatasan sumber daya dengan dua konselor berlatar belakang psikologi umum dan sistem layanan konvensional. Perbedaan kondisi ini berpotensi mempengaruhi tingkat kepuasan siswa terhadap layanan yang diterima.
Penulis
Koleksi

Upaya Guru PAI Dalam Membangun Akhlak Siswa Melalui Pemberian Reward and Punishment di Sekolah Menengah Atas Negeri 14 Kerinci

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran siswa SMA Negeri 14 Kerinci dalam mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia, yang terlihat dari kurangnya disiplin, rendahnya tanggung jawab, serta perilaku yang belum mencerminkan karakter islami. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berupaya membangun akhlak siswa melalui strategi pemberian reward (penghargaan) dan punishment (hukuman). Namun, pelaksanaannya belum berjalan optimal sehingga perlu diteliti lebih mendalam.
Penulis
Koleksi

Pengaruh Perilaku Disiplin Terhadap Tingkat Agresivitas Siswa MTsS Siulak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang kesulitan dalam merencanakan karir untuk kedepannya pada masa SMK. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan : 1). Mengetahui perilaku disiplin siswa MTsS siulak, 2). Mengetahui tingkat agresifitas siswa MTsS siulak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.
Penulis
Koleksi

Manajemen Pondok Pesantren dalam Mencegah bullying di kalangan santri pondok pesantren Al muhtariyah Ambai

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pondok pesantren dalam mencegah bullying di kalangan santri pondok pesantren Al Muhtariyah Ambai fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi Pimpinan Pesantren, kepala sekolah tiap tiap lembaga, ketua pengasuh bagian keamanan, anggota keamanan, dan 2 orang santri.
Koleksi

Doomscrolling and mental well-being among university students: A qualitative study of late-night digital behavior

Doomscrolling has evolved beyond a mere habit into a significant maladaptive behavior that systematically erodes the mental well-being of university students. This study explores the nexus between late-night compulsive content consumption and the degradation of psychological health. Employing a qualitative approach, the research focuses on seven purposively selected informants exhibiting extreme device usage (>5 hours/day).

Academic Procrastination among College Students: Do Self-Efficacy and Social Support Matter?

Academic procrastination, a common behavior among university students, is concerning due to its potentially adverse impact on their academic performance. This study aims to explore the impact of self-efficacy and social support on academic procrastination. Employing a quantitative approach with a survey design, 120 students were selected using a convenience sampling technique. Data collection involved self-efficacy, social support, and academic procrastination scales, analyzed through descriptive statistics, simple regression, and multiple regression.

Academic Stress and Nomophobia: Their Impact on Online Gaming Intensity on college students

Online gaming is a common problem among adolescents across various countries, often serving as an escape or distraction from academic stress and nomophobia. This study aimed to investigate the relationship between academic stress, nomophobia, and the intensity of online gaming among university students. Employing a quantitative descriptive correlational design, this research involved 304 students selected through convenience sampling. Data was collected using academic stress, nomophobia, and online gaming intensity scales and analyzed using IBM SPSS 25.

PENGARUH REGULASI EMOSI DAN COPING STRESS TERHADAP PENYESUAIAN DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN PUTRA SUNGAI PENUH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Regulasi Emosi dan Coping Stress Terhadap Penyesuaian Diri Remaja di Panti Asuhan Putra Sungai Penuh.Penyesuaian Piri Remaja di Panti Asuhan sering kali terhambat oleh faktor-faktor psikologis seperti kesulitan dalam mengelola Emosi dan Stres.Regulasi Emosi yang baik dapat membantu remaja untuk mengendalikan perasaan negatif, sementara Coping Stress yang efektif memungkinkan mereka menghadapi tantangan hidup dengan cara yang lebih sehat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.
Penulis
Koleksi

LONELINESS PADA REMAJA PELAKU SELF-HARM DI SMAN 3 KERINCI

Penelitian ini mengkaji perasaan kesepian (loneliness) pada remaja pelaku self- harm di SMAN 3 Kerinci. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku self-harm dan dampak loneliness yang dialami oleh remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan utama dua remaja pelaku self-harm, teman dekat, guru bimbingan konseling (BK), serta kepala sekolah.
Koleksi