KONSEP AS SAMAHAH DI DALAM ALQUR’AN: ANALISIS TERHADAP PERGAULAN GENERASI Z DI DESA TAMIAI

Deskripsi/Abstract
As-Samahah merupakan konsep toleransi yang memiliki kedalaman makna dalam ajaran Islam, mencakup dimensi al-rahmah (kasih sayang) dan alsafhu (pemaafan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep AsSamahah dalam Al-Qur'an dan implementasinya dalam pergaulan Generasi Z di Desa Tamiai. Latar belakang penelitian menunjukkan adanya fenomena kurangnya pemahaman mendalam tentang toleransi di kalangan generasi muda, yang terindikasi dari konflik antar pemuda, sikap eksklusif berdasarkan asal desa, dan kesulitan mengendalikan emosi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Living Qur'an sebagai kerangka metodologis utama dan pendekatan deskriptif. Fokus kajian adalah Surah Al-Hujurat ayat 10 dan Surah Al-Baqarah ayat 256 dengan menggunakan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab sebagai rujukan interpretasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi metode yang meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis isi kualitatif dengan pendekatan tematik melalui tahap reduksi data, display data, analisis komparatif, analisis interpretatif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perimbangan konsep As-Samahah dalam Surah Al-Hujurat ayat 10 dan ayat 13 menunjukkan komprehensivitas ajaran Islam tentang toleransi yang mencakup dimensi persaudaraan internal (ukhuwah islamiyah) dan penghargaan terhadap keberagaman suku serta daerah asal (ta'aruf). Ayat 10 menekankan kewajiban mendamaikan konflik sesama mukmin, sementara ayat 13 mengajarkan bahwa perbedaan suku dan daerah adalah sunnatullah yang bertujuan untuk saling mengenal, bukan bermusuhan. Kedua ayat ini diperkuat oleh hadist-hadist Rasulullah SAW tentang persaudaraan, kemudahan dalam bergaul, dan larangan fanatisme kesukuan. Generasi Z memiliki pemahaman teoritis yang baik namun menghadapi kesulitan implementasi praktis dalam pergaulan sehari-hari karena tekanan kelompok sebaya dan identitas primordial yang masih kuat.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
2110301023 - RONALDI.pdf 1.96 MB