Hengki Yandri

Perilaku Bullying pada Anak Panti Asuhan Ditilik dari Pendekatan Psychoanalytic Therapy

Bullying behavior is an unfinished scourge that is almost experienced by children who are considered weak in all countries in the world and including Indonesia. Bullying behavior has spread in various organizations, such as in schools, communities and social institutions such as orphanages. This condition needs to be reviewed from various aspects to get a comprehensive picture of bullying, so this paper aims to examine bullying behavior in terms of Psychoanalytic Therapy.
Penulis
Koleksi

Konselor: Pribadi dan Profesional

Salah satu masalah dasar dalam profesi konseling menyangkut pentingnya konselor sebagai pribadi dalam hubungan terapeutik. Dalam pekerjaan profesional, konselor diharapkan untuk melihat kehidupan mereka dengan jujur dan membuat pilihan mengenai bagaimana mereka ingin berubah, jadi sangat penting bagi konselor untuk melakukan ini dalam hidup mereka sendiri. Konselor harus memperoleh pengetahuan teoretis dan praktis yang luas dan pengetahuan itu tersedia untuk klien Anda. Tetapi untuk setiap sesi konseling Anda juga membawa diri Anda sebagai pribadi.
Penulis
Koleksi

ANALISIS STRES MASYARAKAT KERINCI DITINJAU DARI INTENSITAS AKSES INFORMASI PANDEMI COVID-19

INTRODUCTION The spread of the COVID-19 pandemic, which is increased from day to day, caused the anxiety, the fear and the stress in the community. Furthermore, this is also gained with the overload of information accessed by the community, that make it difficult to identify the solutions that give impact to the panic and stress due to confusing information. The purpose of this study is to reveal the stress of the Kerinci community in terms of the access information intensity on the COVID-19 pandemic.

Perencanaan Karir Siswa Sekolah Menengah Atas dengan Pendekatan Konsep STIFIn untuk Menghadapi Perilaku Kapitalisme di Era Revolusi Industri 4.0

Pada era revolusi industri 4.0 mengharuskan siswa meng-upgrade keterampilan sesuai dengan bakat dan kecerdasan yang mereka miliki, sehingga siswa Sekolah Menengah Atas perlu dipersiapkan perencanaan karir mereka secara matang agar mampu bertahan dan bersaing menghasilkan karya dan produktivitas di era globalisasi dengan perilaku kapitalisme yang sudah akut. Salah satu solusi yang bisa dilakukan yaitu dengan memetakan kecerdasan siswa sesuai dengan sistem operasional otak manusia yang terdiri dan kecerdasan sensing, thinking, intuiting, feeling, dan insting.

The Effect of Contextual Teaching and Learning on Reading Comprehension

This study investigated the effect of contextual teaching and learning approach on students’ reading comprehension achievement. The quasi experimental design was employed in this study involving experimental and control groups. The experimental class received the contextual teaching and learning approach while the control class received the conventional approach. A multiple choice test was used as the research instrument to look at students’ reading comprehension. Data were analyzed through using the parametric levene statistic and non parametric tests.

Konsep Dasar Psikologi Konseling

Diantara berbagai disiplin ilmu, yang memiliki kedekatan hubungan dengan konseling adalah psikologi bahkan secara khusus dapat dikatakan bahwa konseling merupakan aplikasi dari psikologi, terutama jika dilihat dari tujuan, teori yang digunakan, dan proses penyelenggaraannya. Oleh karena itu telaah mengenai konseling dapat disebut dengan psikologi konseling
Penulis
Koleksi

Konsep Dasar Konseling

Konseling sebagai cabang ilmu dan praktik pemberian bantuan kepada individu pada dasarnya memiliki pengertian yang spesifik sejalan dengan konsep yang dikembangkan dalam lingkup profesinya. Konseling merupakan suatu aktifitas yang dirancang terutama untuk orang yang mengalami masalah perkembangan atau penyesuaian  (juga untuk menangani orang yang bertahan dari bentuk- bentuk penyakit mental).
Penulis
Koleksi

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Konformitas Teman Sebaya

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih adanya konformitas teman sebaya siswa yang negatif. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap konformitas teman sebaya melalui pendekatan eksperimen dengan rancangan the one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diungkap melalui angket model skala likert dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.

Self Control Belajar Siswa di Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Penelitian ini dilakukan atas dasar masih adanya indikasi siswa yang memiliki self control belajar yang lemah, padahal mereka berada pada era revolusi industri 4,0 yang mengharuskan seseorang memiliki self control belajar yang baik. Jika ini tidak dilakukan tindakan preventif maka akan mengganggu proses belajar siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap tingkat self control belajar siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 36 orang.