Dosi Juliawati
ANALISIS STRES MASYARAKAT KERINCI DITINJAU DARI INTENSITAS AKSES INFORMASI PANDEMI COVID-19
Perencanaan Karir Siswa Sekolah Menengah Atas dengan Pendekatan Konsep STIFIn untuk Menghadapi Perilaku Kapitalisme di Era Revolusi Industri 4.0
Self Control Belajar Siswa di Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Penelitian ini dilakukan atas dasar masih adanya indikasi siswa yang memiliki self control belajar yang lemah, padahal mereka berada pada era revolusi industri 4,0 yang mengharuskan seseorang memiliki self control belajar yang baik. Jika ini tidak dilakukan tindakan preventif maka akan mengganggu proses belajar siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap tingkat self control belajar siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 36 orang.
Penerapan Perilaku Altruistik dalam Layanan Konseling Individu Oleh Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi guru BK di sekolah dalam melaksanakan layanan konseling individu belum memperlihatkan perilaku altruistik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan tingkat penerapan perilaku altuistik dalam layanan konseling individu oleh guru BK di sekolah menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 74 orang yang pernah mendapatkan layanan konseling individu dari guru BK.
Latihan Asertif Bagi Siswa Korban Bullying Di Sekolah
Bullying merupakan istilah untuk tindakan kekerasan atau penindasan yang dilakukan oleh pihak yang lebih kuat baik dari segi umur, kekuatan, kekuasaan kepada pihak yang lemah. Bentuk dari perilaku bullying yaitu bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental/psikologis yang dapat berdampak buruk kepada korbannya, seperti lebam, luka, sakit, penakut, dan lain sebagainya dan untuk jangka panjang yaitu terganggunya kondisi psikologis dan penyesuaian sosial yang buruk.
Pemanfaatan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi Siswa
Latar belakang penenlitian ini yaitu adanya indikasi kecerdasan siswa yang masih rendah dan perlu untuk ditingkatkan, sehingga penelitian ini ubertujuan untukmeningkatkan kecerdasan emosi siswa melalui layanan bimbingan kelompok melalui pendekatan eksperimen dengan rancangan the one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diungkap melalui angket model skala likert dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.