Biologi

Mengungkap Batasan Kecakapan Akademik: Penyelidikan Kritis Terhadap Perfeksionisme Sains di Kalangan Sarjana Pendidikan Biologi

Perfeksionisme akademik sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama di bidang yang menuntut ketelitian dan presisi, seperti sains termasuk di bidang pendidikan biologi. Hal ini disebabkan oleh ilmu biologi yang kompleks. Dalam konteks ini, perfeksionisme akademik sains merujuk pada dorongan untuk mencapai standar yang sangat tinggi dalam aktivitas akademik.

Biology Learning Innovation: Utilization of Ethnobotanical Knowledge in Pandan (Pandanus tectorius) Craft Production by the Kerinci Community

Etnobotany is focused on using pandan plants in making handicraftsas part of the community's culture. This research was conducted in Rawang Village, Hamparan District. Rawang District, Sungai Penuh Regency, Full City, which combines ethnobotany knowledge in the process of making handicrafts by utilizing pandan plants. This study aims to explore the traditional knowledge of local people about the use of pandan plants in making handicrafts. The research method used is a qualitative approach with a descriptive method, including observation, in-depth interviews, and documentation.

Pengolahan Minuman Kawa: Kajian Etnobotani dalam Pembelajaran Biologi

Minuman kawa yang dihasilkan dari daun kopi merupakan minuman tradisional yang popular dikalangan masyarakat Kerinci khususnya di Kecamatan Air Hangat Timur desa Sungai Abu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek etnobotani dalam proses pengolahan minuman kawa dengan fokus kepada potensi sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi, wawancara dan pengumpulan dokumentasi yang dilakukan secara mendalam kepada masyarakat.

Analisis Standarisasi Laboratorium IPA di SMPN 5 Kerinci dengan Standar Laboratorium Nasional

Laboratories play an important role as a place for theory application, trials and research. Laboratory utilization supports the development of students' scientific skills, facilitates understanding of concepts, and increases learning motivation. In this st udy, the science laboratory at SMPN 5 Kerinci was evaluated for compliance with national standards. The purpose of this study is to see whether the science laboratory at SMPN 5 Kerinci is in accordance with the standards set out in Permendiknas number 24 o f 2007. The method used in this research is descriptive qualitative.

Analisis Peer Influence dalam Pembelajaran dan Korelasinya dengan Kinerja dan Motivasi

Pengaruh teman sebaya (peer influence) memiliki dampak signifikan terhadap perilaku, sikap, dan persepsi siswa dalam pembelajaran. Peer influence juga terkait dengan kinerja akademik dan motivasi belajar siswa. Dukungan serta pengaruh positif dari teman sebaya dapat menjadi dorongan penting bagi siswa untuk mencapai potensi akademik mereka secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara peer influence, kinerja akademik, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional.

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING DALAM MENGATASI LUPA DAN RASA JENUH DALAM PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 12 SUNGAI PENUH

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak siswa yang kurang memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar,Seringkali siswa lupa dalam belajar apabila ditanyakan kembali oleh guru,Masih ada siswa yang tidak bisa mengerjakan tugas dengan baik yang diberikan oleh guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Guru biologi. Siswa yang terkait dengan permasalahan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi.
Penulis
Koleksi

ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA IT AMANAH

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Biologi pada siswa kelas X di SMA. Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran Biologi yang menuntut pemahaman konsep dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 siswa yang dipilih berdasarkan tingkat motivasi (tinggi, sedang, dan rendah), observasi kegiatan belajar, serta wawancara.
Penulis
Koleksi

ANALISIS MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 7 SUNGAI PENUH

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di kelas IX SMP Negeri 7 Sungai Penuh Tahun Pelajaran 2024/2025. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif.
Penulis
Koleksi

ANALISIS GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS XI DI MAN 1 KERINCI

Merdeka Belajar memberikan kebebasan kepada sekolah, guru dan peserta didik untuk bebas berinovasi, bebas untuk belajar dengan mandiri dan kreatif. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang memberikan keleluasaan dan mengakomodir kebutuhan peserta didik untuk dapat meningkatkan potensi yang dimilikinya sesuai dengan kemampuan masing- masing peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana gambaran gaya belajar dengan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka pada siswa kelas XI MAN 1 Kerinci.
Penulis
Koleksi

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN YOUTUBE UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN DI JURUSAN TADRIS BIOLOGI IAIN KERINCI

Di era globalisasi saat ini, kemajuan teknologi telah mengubah dunia pendidikan, menghadirkan platform seperti YouTube yang menawarkan pengalaman belajar yang fleksibel dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan YouTube sebagai media pendukung pembelajaran di Jurusan Tadris Biologi IAIN Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan dosen, dan penyebaran angket kepada 35 mahasiswa aktif.
Penulis
Koleksi