KETELADAN GURU SEBAGAI STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1 SUNGAI PENUH

Deskripsi/Abstract
Keteladanan guru sangat berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan karakter religius siswa. Manusia merupakan makhluk yang suka mencontoh, termasuk siswa mencontoh pribadi gurunya dalam proses pembentukan karakter religius. Semua guru menunjukkan keteladanan yang baik. Dengan memberikan contoh yang baik dapat menunjang pembentukan karakter religius siswa seperti taat beragama, menunjukkan sikap sosial, empati dan simpati, menunjukkan sikap baik, menahan amarah dan selalu bersabar, tutur kata yang baik, menunjukkan sikap kasih sayang. Adapun masalah yang harus dipecahkan adalah bagaimana karakter religius siswa di MAN 1 Sungai Penuh, bagaimana Keteladanan Guru Sebagai Strategi pembentukan Karakter Religius Siswa MAN 1 Sungai Penuh serta Hambatan dan solusi dalam pembentukan karakter religius siswa MAN 1 Sungai Penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab segala permasalahan yang ada atas guna menemukan jawaban tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data observasi langsung, wawancara yang mendalam dan studi dokumen. Dan teknik analisis data diperoleh dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data dengan melakukan triangulasi data. Adapun yang menjadi informan adalah kepala sekolah, guru, staf pegawai, siswa dan informan yang dapat memberikan peneliti informasi atau data. Adapun hasil penelitian ditemukan bahwa : Karakter siswa Madrasah Aliah Negeri 1 Sungai Penuh sudah baik meskipun masih terdapat siswa yang berkelakuan kurang baik, Keteladanan guru sebagai strategi pembentukan karakter siswa secara umum sudah baik, guru-guru yang mengajar di sekolah senantiasa memberikan keteladanan pada siswa berupa melaksanakan perintah Allah, puasa sunah, Shalat berjamaah, Shalat Dhuha, membaca Alquran, jujur, sopan santun, menghargai sesama tanggung jawab, disiplin, jujur dan melaksanakan tugas- tugas dan hormat pada guru sehingga menggambarkan sikap religiusnya. Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter religius siswa terbagi dua yakni internal dan eksternal. Faktor internal yaitu semua warga sekolah mendukung sepenuhnya program-program keagamaan disekolah walaupun masih ada beberapa guru yang kurang berperan dalam memberikan keteladanan yang baik pada siswa. Faktor eksternal dalam pembentukan karakter religius siswa yaitu keluarga kurang memperhatikan sikap dan perilaku anaknya dan juga teman bermain. Lingkungan tempat tinggal dan pengaruh teknologi.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
TESIS LENGKAP AUDAL 2025 (1).pdf 1.62 MB