Sosial

Upaya Menanggulangi Over Kapasitas Pada Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia

The problem is that the relationship between punishment and correctional facilities must be returned to the concept of rationality of crime prevention mechanisms. The focus of efforts to control crime is not only on preventing and overcoming crime but also on penal system policies that are oriented towards a prison. The problems in this research are: 1). How can efforts be made to overcome overcapacity in correctional institutions in Indonesia?

Keikutsertaan Masyarakat Muslim dalam Upacara Tiwah Agama Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya

This study tries to answer on kinds of things followed by Dayak Ngaju Tribe Muslim Community Palangka Raya city in Tiwah Ceremony of Hindu Kaharingan and the reasons why they participate on the ceremony. This problem is studied by qualitative description by using cultural and religious approaches.

Peran Nahdatul Ulama (Nu) dalam Pembangunan Hukum Islam di Indonesia

Dalam memberikan fatwa, sebagian ulama Indonesia telah membentuk organisasi dan tiap-tiap organisasi memiliki majlis atau lajnah yang bertugas merespon masalah-masalah yang berkembang di masyarakat. Di antara lembaga Ijtihad Ormas Islam di Indonesia adaiah: (1) Majlis Tarjih Muhammadiyah; (2) Bahsul Masa’il NU; (3) Majlis Fatwa Mathla’ul Anwar; (4) Dewan Hisbah Persis; dan (5) Komisi Fatwa MUl.  Pola ijtihad yang dilakukan oleh NU adalah pola bermadzhab, baik bermadzhab secara qauli maupun manhaji.

Penulis
Koleksi

Pewarisan Kebudayaan Dalam “Ico Pakai” Hukum Adat Masyarakat Tanjung Pauh Mudik Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci

Menarik untuk dilakukan penelitian yang mendalam dengan judul “Pewarisan Kebudayaan Dalam “Ico Pakai” Hukum Adat Masyarakat Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Bagaimana eksistensi dan pewarisan kebudayaan dalam “Ico Pakai” hukum adat masyarakat Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dari tahun 2016 sampai 2017 ? Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis eksistensi  dan pewarisan kebudayaan dalam “Ico Pakai” hukum adat masyarakat Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi (2016-2017)”.

Penulis
Koleksi

Akulturasi Dalam Penyelenggaraan Kenduri Kematian Di Desa Pondok Beringin Kabupaten Kerinci Satu Kajian Deskriptif

Penelitian ini membahas tentang Akulturasi dalam Penyelenggaraan di Desa Pondok Beringin Kabupaten Kerinci. Pokok masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan penyelenggaraan kenduri kematian, dan bagaimana akulturasi budaya lokal Islam bisa membaur dalam satu komunitas, kemudian ingin melihat, bagaimana pengaruh akulturasi budaya lokal dengan Islam dalam penyelenggaraan kenduri kematian terhadap masyarakat di Desa Pondok Beringin Kabupaten Kerinci.

Penulis
Koleksi

An Analysis Of Code Mixing In Bapeno Used By Depati Ninik Mamak In Hiang

In communication, a speaker does not only do code mixing in formal context. It can also be found in a certain communication in a special event of a tradition. In fact, the use of code mixing can be found in Bapeno used by Depati Ninik Mamak in Hiang. In Bapeno, Depati Ninik Mamak used code mixing in term of Indonesian language and Hiang dialect or vice verse. This research was conducted concerning the forms and the functions of code mixing in Bapeno by Depati Ninik Mamak in Hiang. This research is a descriptive research. The participants of this reserach were Depati Ninik Mamak in Hiang.

Penulis
Koleksi

Profesionalisme Badan Amil Zakat Daerah (BASDA) Kabupaten Kerinci

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi faktor pendukung dan penghambat profesionalisme BAZDA serta untuk mengetahui bagaimana profesionalisme BAZDA dalam penghimpunan, pendayagunaan dan penyaluran zakat di Kab. Kerinci. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitan lapangan, sedangkan pendekatan dalam mengumpulkan data adalah pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Penulis
Koleksi

Gelar Adat di Kerinci Ditinjau dari Ilmu Sosial

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, hal ini ditandai dengan budayanya yang multikulturalisme; memiliki budaya, adat dan suku yang sangat banyak dan beragam, seperti: Budaya/Adat Bali yang mendiami Pulau Bali, Budaya/Adat Jawa yang mendiami Pulau Jawa, Budaya/Adat Sasak yang mendiami Pulau Lombok. Demikian pula halnya salah satu budaya/adat yang mendiami Pulau Sumatera yaitu Budaya/Adat Kerinci yang ada di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Penulis
Koleksi

Adat dan Syara’

Adat pada prinsipnya dekat sekali dengan agama, sejak dahulu adat sudah menjadi tata cara kebaktian orang kepada Tuhan. Seperti dalam seloko adat mengatakan “ Adat basendi syara’, syara’ basendi kitabullah, syara’ mengatakan adat memakai”.Artinya; Bahwa agama berfungsi sebagai pengontrol terhadap adat, itu sebabnya dalam adat Kerinci dikatakan;“Adat berbuwul sentak, syara’ berbuwul mati, dan Adat yang lazim, syara’ yang kawi”.

Penulis
Koleksi

Tantangan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Society 5.0

Pendidikan islam pada saat ini dihadapkan pada tantangan yang sangat besar, belum usai dengan bergulirnya era industri 4.0, kita dikejutkan lagi dengan munculnya society 5.0 yang harus dihadapi dan menjadi tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tantangan pendidikan islam dalam menghadapi society 5.0. Penelitian ini adalah menggunakan studi pustaka.