Ali Marzuki Zebua

INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI PONDOK PESANTREN

Abstrak Program implementasi moderasi beragama pada saat ini mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Program moderasi beragama diharapkan tersentralisasi di kelembagaan pendidikan seperti pendidikan tinggi keagamaan Islam (PTKI), madrasah, pendidikan diniyah dan pesantren. Indikator dari moderasi beragama meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti radikalisme dan kekerasan, serta akomodatif terhadap budaya lokal.

Muhammadiyah dan Al-Washliyah di Sumatera Utara; Sejarah, Ideologi, dan Amal Usahanya

Minangkabau and Mandailing are two different ethnicities. Minangkabau ethnicity has a modernist dominant Muslim and has a matrilineal tradition. While the Mandailing ethnic group has a conservative dominant Islam and has a patrilinear tradition. Of the two ethnic groups, two large organizations were born on the island of Sumatra, namely Muhammadiyah from the Minangkabau ethnic group identified with Pemuda and Al-Washliyah from the Mandailing ethnic group identified with Kaum Tua, both of which had major influences in education, culture and health and politics. .