THE EFFECTIVENESS OF QUESTION-ANSWER RELATIONSHIP (QAR) STRATEGY IN ENHANCING STUDENTS’ READING COMPREHENSION ABILITIES

The study reported here aimed to examine the effectiveness of the Question-Answer Relationship (QAR) strategy on students’ ability in comprehending narrative texts. Using a quasi-experimental method, this study compared two English classes: one was assigned as the experimental group and the other as the control group, in terms of reading comprehension improvement, which was measured through a pretest and posttest. The study involved a total of 46 eighth-graders of a junior high school in Kerinci regency, Jambi Province, Indonesia.

PENYUSUNAN DAN SUBSTANSI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai penyusunan dan substansi Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 mengenai perkawinan . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengambil bentuk penelitian kepustakaan dengan pendekatan historis (sejarah). Hasil penelitian menunjukkan, sejauh kronologi sejarahnya, perumusan dan pengesahan mengenai UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan ini mengalami berbagai gejolak dari berbagai pihak, karena hukum mengenai perkawinan ini tertuang sebagai hukum negara, namun juga kodifikasi hukumnya terdapat juga dalam hukum Islam.

Pemilihan Umum Langsung di Indonesia Perspektif Sosiologis dan Hukum Islam

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden merupakan suatu “ritual politik”yang secara periodik dilaksanakan di Indonesia. Berdasarkan sejarahnya, Pemilihan Umum telah dilaksanakan sebanyak 12 (dua belas kali) mulai pemilu pertama tahun 1955 hingga yang terakhir pemilu ke-12 pada tahun 2019. Pemilihan Umum di Indonesia yang menganut sistem pemilihan umum langsung sesuai yang diamanatkan UUD 1945 perubahan ketiga Pasal 22E dan sesuai dengan pasal 2 ayat (1) UUD 1945. Meskipun demikian tetap saja rakyat yang memegang kedaulatan penuh itu bervariasi jenisnya.

Unveiling Indonesian Pre-Service Teachers’ Perceived Competencies and Readiness for Online English Language Teaching: A Mixed Methods Study

There has been a great deal of research into teacher readiness for online language teaching conducted in many parts of the world. However, scarce inquiry on this topic has been published in the Indonesian context. The purpose of this study was twofold: (1) to investigate Indonesian EFL pre-service teachers’ perceptions of their technological, pedagogical, and evaluation skills in online language teaching, and (2) to explore their perceptions of online English language teaching. The study employed a mixed methods research approach.

PANDANGAN HAMKA TENTANG MENIKAH DALAM KEADAAN HAMIL

Islam memandang ikatan perkawinan sebagai ikatan yang kuat (mitsaqan ghalizan), ikatan yang suci (transenden), artinya perjanjian yang mengandung makna magis, suatu ikatan bukan saja hubungan atau kontak keperdataan biasa, tetapi juga hubungan yang menghalalkan terjadinya hubungan badan antara suami istri sebagai penyalur libido seksual manusia yang terhormat.

KONFIGURASI POLITIK PEMERINTAHAN PADA MASA REFORMASI DAN KARAKTER PRODUK HUKUMNYA (UU No. 16 tahun 2019 perubahan UU No. 1 tahun 1974 tentang usia perkawinan)

Sejarah konfigurasi politik tampak silih berganti antara konfigurasi politik demokratis dan otoriter. Demikian pula karakter produk hukum yang dihasilkan bersifat responsif atau otonom dengan karakter represif atau konservatif atau ortodoks. Produk hukum yang dihasilkan merupakan cerminan dari konfigurasi politik yang melahirkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah perkembangan konfigurasi politik pada karakter produk hukum Indonesia.

Readiness for autonomous English language learning: The case of Indonesian undergraduate students

The purpose of this study was threefold: (1) to investigate how Indonesian undergraduate students perceive their teachers’ and their responsibilities in English language learning; (2) to investigate how the students perceive their abilities related to autonomous English language learning; (3) to examine if there are differences in the students’ perceptions of their responsibilities and abilities concerning gender and majors of study.

BATAS USIA PERKAWINAN DI NEGARA-NEGARA ISLAM

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai batas usia perkawinan di negara-negara Islam. penelitian kualitatif yang mengambil bentuk penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat beberapa negara Islam yang mengatur mengenai batas usia perkawinannya. Rata-rata dari negara-negara yang disampaikan, batas usia perkawinan di negara-negara islam berkisar antara 15 tahun sampai dengan 21 tahun.

ATURAN POLIGAMI DI INDONESIA DAN NEGARA-NEGARA MUSLIM

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai aturan poligami di Indonesia dan negaranegara Muslim. penelitian kualitatif yang mengambil bentuk penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, hukum poligami di Indonesia tertera dalam hukum perkawinan UU Nomor 1 Tahun 1978, dan dalam kodifikasi Hukum Keluarga Islam. Sebagaimana di Indonesia, di negara-negara muslim pun juga mempunyai aturan poligaminya masing-masing, yang kesemuanya bersumber dari al-Quran dan hadis sebagai sumber dasar hukum Islam.