Deskripsi/Abstract
Penelitian ini mengangkat tema tentang ekologi dalam al-Qur'an dengan
fokus pada batasan manusia dalam pemanfaatan alam menurut Tafsir Tematik
Kementerian Agama Republik Indonesia. Latar belakang kajian ini didasari oleh
realitas kontemporer yang menunjukkan adanya krisis lingkungan global, seperti
perubahan iklim, pencemaran, deforestasi, dan punahnya keanekaragaman hayati,
yang sebagian besar diakibatkan oleh perilaku manusia yang mengeksploitasi
alam secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab. Al-Qur'an sebagai kitab suci
umat Islam tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga
mengandung prinsip-prinsip ekologis yang menekankan pentingnya
keseimbangan, tanggung jawab, dan keberlanjutan dalam interaksi antara manusia
dan lingkungan.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggali dan menganalisis
bagaimana al-Qur'an melalui pendekatan tafsir tematik versi Kemenag RI
memandang peran dan tanggung jawab manusia sebagai makhluk yang diberi
mandat sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan tafsir tematik, yakni mengelompokkan dan menafsirkan ayat
ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan tema ekologi dan pemanfaatan alam.
Sumber utama kajian ini adalah tafsir al-Qur‟an tematik terbitan Kementerian
Agama RI yang memberikan pandangan moderat, kontekstual, dan aplikatif
terhadap isu-isu aktual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif al-Qur'an, manusia
diberi wewenang untuk memanfaatkan alam, namun dibatasi oleh prinsip-prinsip
etika yang melarang perusakan, pemborosan, dan sikap rakus. Manusia
diperintahkan untuk menjaga keseimbangan (mīzān), berlaku adil (adl), dan
menjalankan amanah kekhalifahan dengan penuh tanggung jawab ekologis. Tafsir
tematik Kemenag RI menegaskan bahwa segala bentuk eksploitasi yang
mengabaikan keberlanjutan dan keseimbangan alam bertentangan dengan nilai
nilai Islam. Oleh karena itu, al-Qur'an dapat dijadikan sebagai landasan teologis
dan etis dalam membangun kesadaran dan praktik lingkungan hidup yang
berkelanjutan.
Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan wacana etika
lingkungan Islam dan memperkuat posisi al-Qur‟an sebagai sumber ajaran yang
relevan dalam menjawab tantangan ekologis masa kini. Diharapkan kajian ini
dapat menjadi rujukan akademik maupun praktis bagi pengambilan kebijakan dan
gerakan pelestarian lingkungan yang berakar pada nilai-nilai keislaman.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI ALPINAS PDF.pdf | 1.07 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.