Hukum

PENETAPAN WALI DALAM PERKAWINAN DAN KONSEKUENSI HUKUMNYA (STUDI KASUS DI DESA HIANG TINGGI)

Penelitian ini membahas tentang kedudukan wali dalam perkawinan di desa Hiang Tinggi dan konsekuensi hukum apabila salah dalam penetapan wali perkawinan. Sebagaimana di desa Hiang Tinggi, dalam pelaksanaan perkawinan jika tidak ada wali nasab, maka digantikan oleh pengurus masjid terdiri dari Tuankalai, imam masjid, bilal, dan khatib, yang itu sudah menjadi budaya dan keputusan adat di desa Hiang Tinggi. Padahal wali nasab dan pihak KUA ada, tetapi perkawinan tetap berlangsung menggunakan pengurus masjid. Peristiwa ini bertentangan dengan ketentuan hukum, seperti dalam KHI Pasal 23 ayat 1.
Koleksi

BIMBINGAN PRANIKAH DALAM TRADISI BATUIK DI DESA SIMPANG TUTUP KECAMATAN GUNUNG KERINCI

Parno adat adalah tradisi lisan yang penting dalam upacara adat masyarakat Kerinci, berupa kata sambut-menyambut antara pemangku adat. Ini mencakup izin pelaksanaan, permintaan untuk memulai atau mengakhiri upacara, dan syarat dalam memohon kepada pemangku adat. Di Desa Simpang Tutup, bimbingan pranikah disampaikan melalui metode tradisional yang disebut Parno Adat pernikahan. Ini adalah bentuk pendidikan yang mengintegrasikan ajaran budaya dan adat istiadat setempat ke dalam persiapan pernikahan.
Penulis
Koleksi

Fenomena Trend Anak-Anak yang Menjadi Badut Jalanan (Studi Kasus Pasar Kota Sungai Penuh)

Penelitian ini tentang anak-anak yang berkerja menjadi badut jalanan di Pasar Sungai Penuh. Dimana anak-anak berkerja menjadi badut untuk membantu perekonomian keluarga mereka ada yang putus sekolah dan masih sekolah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian yaitu pertama apa faktor penyebab terjadinya fenomena trend badut jalan di Pasar Kota Sungai Penuh, kedua bagaimana tanggung jawab orang tua dalam melindungi hak-hak anak yang terlibat dalam pekerjaan menjadi badut di Pasar Kota Sungai Penuh.
Koleksi

AKIBAT HUKUM PEMBATALAN PERKAWINAN DI PENGADILAN AGAMA (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Sungai Penuh Nomor 272/Pdt.G/2024/PA.Spn)

Berdasarkan masalah yang terjadi ialah dimana masih terdapat adanya kasus pembatalan perkawinan yang terjadi di tengah masyarakat, meskipun pernikahan telah dianggap sah secara agama dan hukum, seperti yang terjadi dalam perkara Nomor 272/Pdt.G/2024/PA.Spn di Pengadilan Agama Sungai Penuh. Sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai alasan penyebab terjadinya pembatalan, dasar pertimbangan hakim, serta akibat hukum yang ditimbulkan pasca putusan pembatalan tersebut.
Penulis
Koleksi

CUCU AYAE DALAM TRADISI PERKAWINAN MASYARAKAT KOTO DUA, SUNGAI PENUH (PENDEKATAN 'URF DAN INTERAKSIONISME SIMBOLIK)

Penelitian ini berjudul “Cucu ayae dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Koto Dua, Sungai Penuh (Pendekatan ‘Urf dan Interaksionisme Simbolik)”. Berdasarkan masalah yang terjadi di lapangan bahwa masyarakat dan generasi muda tidak terlalu mengetahui makna dan manfaat dari simbol-simbol dalam tradisi cucu ayae atau upacara muloa cucu ayae ini sehingga menjadikan tradisi ini kurang pemahaman lebih lanjut dan hanya sekedar dilakukan karena itu suatu kewajiban bagi masyarakat.
Koleksi

PENERAPAN IZIN TENGGANAI DALAM PROSES PERNIKAHAN DI WILAYAH KERAPATAN ADAT SUNGAI PENUH DALAM PERSPEKTIF AL-‘ADAH AL-MUHAKKAMAH

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan bagaimana menganalisis penerapan izin tengganai dalam proses pernikahan di kerapatan adat sungai penuh dari perspektif al-adah’ al-muhakkamah. Lazim dipahami bahwa indonesia memiliki banyak hukum adat namun tidak semua hukum adat sejalan dengan hukum islam dan bisa dijadikan sebagai dasar hukum. Peneltian ini bertujuan untuk mengisi celah kekosongan peneltian dalam menjelaskan bagaimana al adatul muhakkamah memandang hukum adat yang diterapkan ditengah masyarakat serta harmonisasi antara keduanya.
Koleksi

ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP MUSTAHIQ ZAKAT FITRAH FII SABILILLAH UNTUK ANAK SEKOLAH ISLAM DI DUSUN BERNIK DESA SUMUR ANYIR

Penelitian ini mengkaji tentang pembagian zakat fitrah fii sabilillah yang unik di Dusun Bernik, zakat fitrah di Dusun Bernik tidak hanya diberikan kepada fakir miskin tetapi juga kepada anak-anak yang bersekolah di sekolah Islam, terlepas dari status ekonomi mereka. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam.

Tradisi Ngantok Peltauk di Tinjau dari Teori Struktural Fungsional Dalam Mempertahankan Harga Diri di Desa Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang

Penelitian ini terkait tentang tradisi ngantok peltauk di tinjau dari strukturual fungsional dalam mempertahankan harga diri di desa Tanjung Muda Rawang. Dimana peminangan di masyarakat desa Tanjung Muda mempunyai sanksi adat bagi pihak yang membatalkannya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu pertama, Bagaimana proses ngantok peltauk di desa Tanjung Muda Rawang. kedua, Bagaimana pengaruh tradisi ngantok peltauk dan proses terbentuknya harga diri. ketiga, Bagaimana tinjaun teori struktural fungsional dalam tradisi ngantok peltauk.
Penulis
Koleksi

MALANGKAHI KAKAK DAN MITOS SULIT DAPAT JODOH DI NAGARI KAMBANG, KABUPATEN PESISIR SELATAN: PENDEKATAN ETNOGRAFI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang malangkahi kakak dan mitos sulit dapat jodoh di Nagari Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan, melalui pendekatan etnografi karena dizaman modern ini masyarakat nagari kambang masih mempercayai tentang mitos. Meskipun tidak semua masyarakat yang memperayai nya, namun rata rata masyarakat nagari kambang masih mempercayai mitos sulit dapat jodoh ketika dilangkahi adik menikah. Kepercayaan masyarakat muncul karena banyak nya kakak yang belum menikah sampai sekarang setelah dilangkahi adiknya menikah.
Koleksi

TRADISI BATIMBANG TANDO DALAM PROSESI PERTUNANGAN DI NAGARI KAMBANG, PESISIR SELATAN: TINJAUAN 'URF DAN STRUKTURAL FUNGSIONAL

Penelitian ini membahas tentang tradisi Batimbang Tando dalam prosesi pertunangan di Nagari Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan, yang merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang masih dilestarikan hingga saat ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sistem pelaksanaan tradisi Batimbang Tando, fungsi sosialnya dalam masyarakat, serta tinjauannya dari perspektif urf (kebiasaan yang diakui dalam hukum Islam) dan teori struktural fungsional.
Koleksi