ANALISIS MANAJEMEN KURIKULUM TAKHASSUS BAHASA ARAB DALAM PENINGKATAN PENGAMALAN AGAMA MAHASANTRI DI MA’HAD IAIN KERINCI

Deskripsi/Abstract
Pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan kemajuan suatu bangsa, dengan kurikulum sebagai inti sistem pendidikan berdampak pada berbagai aspek pembelajaran, termasuk materi, metode, dan evaluasi hasil belajar. Dalam konteks pendidikan Islam, kurikulum Takhassus Bahasa Arab di Ma'had IAIN Kerinci memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan bahasa Arab untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Takhassus Bahasa Arab di Ma'had IAIN Kerinci, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum serta dampaknya terhadap peningkatan pengamalan agama mahasantri. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini mengungkapkan dinamika kurikulum Takhassus yang fokus pada kajian agama, berbeda dengan kurikulum bahasa Arab umum. Temuan Penelitian: 1. Perencanaan Kurikulum; a. Perencanaan kurikulum Takhassus Bahasa Arab di Ma'had IAIN Kerinci dirancang untuk mengembangkan keterampilan bahasa Arab yang mendalam serta memperkuat pengamalan agama, b. Materi yang diajarkan mencakup kajian fiqih dan akhlak melalui kitab kuning, materi disesuaikan dengan kemampuan dasar akademik mahasantri, c. Pendekatan pengajaran menggabungkan Teacher-Centered dan Student-Centered Approach, d. Penggunaan media pembelajaran masih sederhana yang membutuhkan pemanfaatan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar, e. Sarana dan prasarana masih perlu peningkatan untuk kenyamanan belajar yang optimal, f. Evaluasi hasil belajar yang digunakan adalah kombinasi evaluasi formatif dan viii sumatif dengan metode ujian lisan dan praktik terbukti efektif dalam memantau pemahaman dan keterampilan mahasantri. 2. Pelaksanaan; a. Ma’had IAIN Kerinci mengadakan pelatihan dan pengajian pendalaman materi secara berkala untuk meningkatkan kemampuan pengajar dalam menyampaikan materi secara efektif, b. Proses pembelajaran di Ma’had IAIN Kerinci dilaksanakan dengan urutan yang jelas, dimulai dari tahap pembukaan, tahap inti, dan tahap penutupan, c. Metode Pengajaran menggunakan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung, d. Kegiatan pendukung berupa musyawarah dan dialog dalam bahasa Arab menjadi bagian integral dari proses pembelajaran, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa Arab mahasantri, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang aktif, kolaboratif, dan mendukung pembentukan karakter. 3. Evaluasi Kurikulum menggunakan model CIPP, proses evaluasi kurikulum yang dilaksanakan oleh Program Takhassus Bahasa Arab di Ma’had IAIN Kerinci telah menerapkan salah satu model evaluasi yang direkomendasikan dan terbukti efektif, model evaluasi tersebut mencerminkan pendekatan yang sistematis dan komprehensif dalam mengevaluasi berbagai aspek kurikulum, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil yang dicapai.
Files
Attachment Size
TESIS MUHLASIN watermark.pdf 20.07 MB