PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI 216/III SUNGAI LANGKAP

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa fenomena yang berkenaan dengan Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dlam Pembinaan Akhlakul Karimah Pada Siswa Kelas 5 SD Negeri 216/III Sungai Langkap. Dari hasil pengamatan didapatkan bahwa akibat besarnya pengaruh global saat ini seperti Smartphone dan pengaruh media sosial yang memengaruhi Akhlakul Karimah anak, karena tontonan yang seharusnya tidak mereka lihat sudah mereka lihat melalui media sosial, Peran yang dilakukan guru dalam membina Akhlakul Karimah siswa masih sangat kurang, tidak mau mendengarkan guru saat jam pelajaran berlangsung, banyaknya kasus siswa yang berkelahi, siswa tidak mengucapkan salam kepada guru saat terlambat masuk kelas. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Akhlakul Karimah siswa kelas 5 yang ada di SD Negeri 216/III Sungai Langkap, (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan Akhlakul Karimah pada siswa kelas 5 SD Negeri 216/III Sungai Langkap, (3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan Akhlakul Karimah pada siswa kelas 5 SD Negeri 216/III Sungai Langkap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Akhlakul Karimah siswa kelas 5 di SD Negeri 216/III Sungai Langkap secara umum berada dalam kategori cukup baik. Hal ini terlihat dari sikap sopan santun siswa terhadap guru dan teman sebaya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah, serta keterlibatan dalam kegiatan keagamaan seperti yaasiinan dan kultum, (2) Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam pembinaan akhlakul karimah siswa. Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Dalam proses pembinaan, guru menggunakan berbagai metode seperti keteladanan, cerita inspiratif, diskusi kelompok, pembiasaan, dan pendekatan personal. Selain itu, kerja sama dengan orang tua dan wali kelas turut mendukung efektivitas pembinaan. Perubahan sikap positif siswa dalam hal kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi indikator keberhasilan pembinaan tersebut, (3) Faktor-faktor yang mendukung pembinaan Akhlakul Karimah siswa antara lain dukungan dari pihak sekolah melalui program pembinaan karakter, keterlibatan orang tua dalam pendidikan moral anak, serta adanya kegiatan non-formal seperti pesantren kilat dan mentoring keagamaan. Di sisi lain, terdapat pula faktor penghambat seperti pengaruh negatif dari lingkungan luar sekolah, kurangnya keteladanan dari orang tua di rumah, serta dampak buruk dari media sosial dan teknologi.
Waktu Publikasi
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI YOFAL FEBRA RUSANDI PAI.pdf 4.26 MB