Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem bagi hasil lahan pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Batang Sangir, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Sistem bagi hasil yang diterapkan di desa ini dikenal dengan istilah maro, di mana hasil panen dibagi secara adil antara pemilik lahan dan petani penggarap setelah dikurangi biaya produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan 10 informan (5 petani penggarap dan 5 pemilik lahan), serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil maro telah meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan. Sebelum penerapan sistem ini, petani menghadapi berbagai tantangan seperti biaya produksi yang tinggi, ketergantungan pada cuaca, dan akses pasar yang terbatas, yang menyebabkan pendapatan mereka tidak stabil dan sulit memenuhi kebutuhan dasar. Setelah sistem bagi hasil diterapkan, pendapatan petani menjadi lebih stabil, dan mereka mampu memenuhi kebutuhan pokok, menabung, serta berinvestasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan juga meningkat, serta kondisi lingkungan tempat tinggal menjadi lebih baik.
Sistem bagi hasil maro ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam, khususnya dalam hal keadilan distributif, pengentasan kemiskinan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Sistem ini juga menghilangkan praktik eksploitasi dan mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara pemilik lahan dan petani penggarap. Dengan demikian, sistem bagi hasil tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani, tetapi juga menciptakan hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI ULIL LENGKAP.pdf | 2.54 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.