PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI ORANG TUA DI PERANTAUAN DAN ANAK DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK KARIMAH SISWA MTSN 7 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Kurangnya komunikasi yang terjalin antara anak dan orang tua, terutama bagi siswa yang orang tuanya di perantauan. Orang tua sebaiknya dapat meluangkan waktu untuk anak-anaknya dengan memberikan bimbingan, pengarahan dan nasihat, agar komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat tercipta. Selain itu para orang tua juga memiliki karakteristik dalam berkomunikasi yang tidak sama antara orang tua satu dan yang lainnya hal ini ditandai dengan tingkat pendidikan orang tua yang berbeda. Komunikasi yang penulis maksud adalah komunikasi bersifat antar pribadi yaitu komunikasi yang dilakukan secara terus-menerus dalam keluarga. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kuantitatif, untuk melihat hubungan variabel dengan objek yang akan diteliti bersifat kausal (sebab dan akibat), jadi ada variabel yang mempengaruhi ( variabel independen) dan ada juga variabel yang dipengaruhi (dependen). Disebut kuantitatif karena dalam pengambilan data penelitian ini berupa angka-angka dan proses menganalisisnya menggunakan statistik (Sugiyono, 2016) Berdasarkan permasalahan serta objek yang akan dikaji, pendekatan pada penelitian ini yaitu menggunakan jenis pendekatan menyebar angket berupa kuisioner. Setelah kuisioner disebar maka langkah selanjutnya yaitu mengolah data untuk mengetahui valid atau tidak valid. Hasil olah data penelitian instrumen dan angket penelitian mendapatkan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh intensitas komunikasi orang tua dan anak dalam pembentukan akhlak karimah siswa MTSN 7 kerinci. Hasil penelitian menunjukkan t hitung sebesar -0,210 2,024 t tabel Artinya Ho diterima dan Ha ditolak. Maka dapat di simpulkan bahwa “tidak ada pengaruh antara intensitas komunikasi orang tua dan anak dalam pembentukan akhlak karimah siswa di MTSN 7 Kerinci“. Untuk nilai signifikansi 0,05 diketahui jika nilai sig 0,05 makaada pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y, namun jika nilai sig 0,05 maka tidak ada pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Pada penelitian ini di dapat nilai signifikansi sebesar 0,836 0,05 maka dapat diartikan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak terdapat Pengaruh antara Intensitas Komunikasi Orang Tua dan Anak (X) Dalam Pembentukan Akhlak Karimah Siswa di MTSN 7 Kerinci (Y).
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
FAZLUL NOVENDRA SKRIPSI .pdf 2.29 MB