PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 24 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar siswa merupakan keadaan siswa yang tidak dapat belajar dengan mudah dan lancar dikarenakan adanya hambatan yang menghambat proses belajar pada siswa. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kondisi kesulitan belajar siswa di SMP NEGERI 24 KERINCI (2) Untuk mengetahui faktor Internal dan Ekstenal yang mempengaruhi kesulitan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di SMP NEGERI 24 KERINCI (3) Untuk mengetahui penerapan metode Role Playing dalam membantu kesulitan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam siswa di SMP NEGERI 24 KERINCI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan pengambilan sampel. Untuk menganalisis data yaitu dengan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dan untuk keabsahan data yaitu dengan teknik triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Tidak efektifnya proses pembelajaran yaitu banyak didapati siswa yang kurang minat dan perhatian untuk belajar, kurangnya motivasi siswa dalam pembelajaran, siswa tidak aktif dalam proses pembelajaran, siswa sulit untuk konsentrasi dalam proses pembelajaran, siswa mudah merasa bosan dan mengantuk serta siswa kesulitan memahami materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (2) Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yaitu, faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa terdiri dari malas belajar sehingga menyebabkan kurangnya minat dan perhatian, mengalami sakit pada saat belajar sehingga menyebabkan sulit konsentrasi dan sulit memahami pelajaran. Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri siswa terdiri dari kondisi ruangan yang kurang kondusif sehingga menyebabkan siswa mudah merasa bosan dan sulit konsentrasi, pengaruh teman teman sehingga menyebabkan siswa kurang berminat dan perhatian terhadap pelajaran dan metode mengajar guru yang menyebabkan siswa tidak aktif serta sulit memahami pelajaran (3) Penerapan metode Role Playing dapat mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu dengan adanya metode Role Playing siswa bisa dapat aktif, mudah konsentrasi, tingginya motivasi, minat dan perhatian siswa, tidak merasa mengantuk, bosan serta memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran yang diajarkan, oleh karena itu pembelajaran bisa berjalan dengan lancar dan efektif.