ANALISIS KECENDERUNGAN PERILAKU SCHOOL REFUSAL SISWA DI MTsN 2 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Perilaku siswa disekolah MTsN 2 Kerinci, seperti tidak masuk sekolah tampa keterangan, siswa meninggalkan jam pelajaran, hingga tidak masuk sekolah sama sekali. Istilah yang lebih dikenal yaitu perilaku school refusal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku school refusal pada siswa MTsN 2 Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode kuanktitatif dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini yaitu seluruh siswa-siswi kelas VIII yang terdiri dari 137 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala liker yang sudah divalidasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriftif untuk sebagai dasar menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap aspek perilaku school refusal siswa, analisis tingkat pencapaian responden (TCR) untuk menggambarkan karakteristik penilaian proses penigisian angket dengan cara menyajikan data ke dalam tabel distribusi frekuensi, menghitung nilai rata-rata, skor total, dan tingkat pencapaian responden (TCR), juga dilakukan Uji Validitas dan Uji Relibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku school refusal siswa kelas VIII MTsN 2 Kerinci cenderung dipengaruhi oleh tekanan emosional. (1) tekanan emosional yang menyebabkan perilaku school refusal siswa berada pada kategori tinggi (94%), (2) hubungan siswa dengan orang tua yang menyebabkan perilaku school refusal berada pada kategori sedang (91%), dan (3) perilaku antisosial siswa yang menyebabkan perilaku school refusal berada pada kategori sedang (90%).
Files
Attachment Size
skripsi Oca Juanda_pdf.pdf 3.24 MB