Deskripsi/Abstract
Penguatan pendidikan karakter merupakan tolak ukur dalam upaya memperbaiki pendidikan nasional yang berhubungan dengan setiap kegiatan utama pemerintah. Guru yang berintegritas merupakan pengajar yang menjalankan tugasnya secara konsisten dan menjaga kepribadiannya agar dapat menjadi teladan atau panutan yang baik bagi para pelajarnya. Pendekatan supervisi kolaboratif merupakan salah satu pendekatan supervisi yang dapat digunakan oleh kepala sekolah secara kolegial, bersifat mendampingi dan kemitraan dalam membimbing/memfasilitasi guru agar dapat melaksanakan tugas profesionalnya. Penguatan karakter integritas guru melalui supervisi akademik merupakan salah satu kegiatan dalam menguatkan karakter guru di SD 047/XI Koto Baru. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui proses penguatan karakter integritas guru melalui supervisi kolaboratif di SDN 047XI /Koto Baru sehingga menghasilkan suatu teori yang dapat digunakan sebagai rujukan atau refrensi untuk sekolah lain dalam menerapkan kegiatan supervisi kolaboratif.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan informan penelitiannya adalah kepala sekolah dan guru. Setelah data dikumpulkan dari informan penelitian, peneliti menganalisis data dengan cara mereduksi, menyajikan, menyimpulkan dan memverifikasi. Dalam menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Dalam penelitian ini, diperoleh beberapa temuan penelitian pada kegiatan, 1) Kondisi aktual kararkter integritas guru di SDN 047/XI Koto Baru yaitu, kurang bertanggung jawab guru dalam mengelola pembelajaran; masih terdapat guru yang kurang disiplin dalam menjalankan tugasnya; lemahnya komitmen dalam memajukan visi misi sekolah. 2) Dengan di terapkannya supervisi kolaboratif setiap guru termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya dengan melakukan inovasi pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas dengan penuh tanggung jawab; peningkatan kompetensi guru terutama dalam menyiapkan perangkat pembelajaran yang dilakukan secara jujur dan berkelanjutan; penguatan etos kerja dan tanggung jawab guru dalam melaksakan tugasnya di sekolah; meningkatkan disiplin guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. 3) kendala dan hambatan dalam menguatkan inegritas guru yaitu, masih terdapat guru yang belum mampu mengoperasikan IT; Keterbatasan waktu yang mengikuti workshop secara daring; Ketersediaan sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan pembelajaran. Setelah di terapkan kegiatan penguatan karakter integritas guru melalui supervisi kolaboratif di SDN 047/XI Koto Baru dapat disimpulkan bahwa kegiatan supervisi kolaboratif dapat menguatkan karakter integritas guru dengan miningkatnya tanggung jawab, disiplin, etos kerja dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| TESIS MAILISNI.pdf | 2.29 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.