PERAN ORANG TUA MENGATASI ADIKSI GAME ONLINE PADA ANAK DI DESA SUNGAI HANGAT KECAMATAN GUNUNG RAYA

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini di latar belakangi oleh fenomena-fenomena yang terjadi berkenaan dengan Adiksi game Online pada anak di Desa Sungai Hangat Kecamatan Gunung Raya dan ini menjadi sesuatu yang harus di tinjak lanjuti agar tidak terjadi dan masalah yang menjadi focus dalam penelitian ini adalah perubahan perilaku anak yang mengalami kecanduan game online, hasil pendampingan orang tua dalam mengatasi anak dalam kecanduan game online di desa sungai hangat kecamatan gunung raya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwah (1) Ciri-Ciri Adiksi Game Online: Anak-anak di Desa Sungai Hangat yang mengalami adiksi game online menunjukkan perilaku negatif seperti mengabaikan sekolah, kurang berinteraksi sosial, serta mudah marah dan cemas ketika tidak bermain. Dampak ini mencakup penurunan prestasi akademis, gangguan tidur, dan masalah kesehatan. Penyebabnya termasuk akses mudah ke game, kurangnya pengawasan orang tua, dan lingkungan yang mendukung ketergantungan digital. (2) Peran Orang Tua: Orang tua di Desa Sungai Hangat memiliki peran krusial dalam mengatasi adiksi game online. Melalui komunikasi yang baik, mereka dapat memahami dampak game pada anak dan mengarahkan mereka ke aktivitas positif seperti olahraga atau pengajian. Komunitas juga dapat mendukung dengan kegiatan yang mengalihkan perhatian anak dari game, meningkatkan nilai agama dan keterampilan sosial. (3) Dukungan Internal dan Eksternal: Mengatasi adiksi game online memerlukan dukungan dari dalam diri anak serta dukungan eksternal dari keluarga dan masyarakat. Kesadaran anak akan pentingnya pendidikan dan aktivitas alternatif yang menarik sangat penting untuk mencegah kecanduan. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan juga dapat membantu menyebarkan informasi tentang bahaya kecanduan game dan memperkuat upaya pencegahan.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI RARA ANGGRAINI PDF.pdf 3.52 MB