Deskripsi/Abstract
Praktik pengelolaan lahan sawah menggunakan akad muzara’ah di Desa Tanjung Muda Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh telah terbukti menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian. Praktik pengelolaan lahan sawah di Desa Tanjung Muda mencerminkan kolaborasi antara pemilik lahan dan penggarap yang saling melengkapi. Kerja sama ini muncul dari kebutuhan pemilik lahan yang tidak memiliki waktu atau keahlian untuk mengelola sawah, sehingga mereka menggandeng penggarap berpengalaman. Pembagian hasil panen berdasarkan kesepakatan lisan menekankan pentingnya kepercayaan dan hubungan sosial dalam komunitas. Meskipun tanpa perjanjian tertulis, komunikasi yang baik menjaga kelancaran kerja sama. Akad muzara‟ah yang diterapkan di desa ini berfokus pada keseimbangan dan keadilan dalam pembagian hasil, sehingga kedua belah pihak mendapatkan manfaat sesuai kontribusi masing-masing. Harapan masyarakat akan kesepakatan yang lebih jelas dan transparan di masa depan menunjukkan keinginan untuk meningkatkan kualitas kerja sama. Pendampingan dari pemerintah dan lembaga keagamaan diharapkan dapat memperkuat praktik ini, sehingga sesuai dengan prinsip syariat Islam dan meningkatkan kesejahteraan semua pihak yang terlibat.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI EVA SUSTI KURNIA.pdf | 2.28 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.