IMPLEMENTASI KARAKTER RELIGIUS SANTRI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER NISAIYYAH DI PONDOK PESANTREN MODERN ARAFAH

Deskripsi/Abstract
Perilaku menyimpang terjadi dilingkungan sosial, tidak terkecuali di dalam pondok pesantren yang seharusnya tempat pendidikan maupun tempat mempelajari agama. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan ditemukan data bahwa kondisi riil tentang karakter religius santri Pondok Pesantren Modern Arafah Kota Sungai Penuh saat ini masih banyak perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai keislaman. Hal ini terbukti dengan masih kurang nya berbicara sopan santun dengan guru,Maraknya pencurian barang,bolos saat pelajaran sedang berlangsung, masih banyak peserta didik yang lalai dalam melaksanakan kewajibannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. yakni shalat lima waktu, dan budaya pacaran dilingkungan pesantren Kegiatan Ekstrakurikuler Nisaiyyah dapat kiranya menjadi salah satu peranan dalam membentuk Karakter Religius santri Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati fenomena yang relevan dengan topik penelitian secara langsung. Wawancara digunakan untuk menggali informasi lebih mendalam dari informan yang memiliki pengetahuan atau pengalaman terkait penelitian. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data berupa arsip, laporan, atau dokumen lain yang relevan. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah melakukan analisis data dengan cara mengorganisasi, mengklasifikasikan, dan menyusun data secara sistematis. Proses ini bertujuan untuk menarik kesimpulan yang dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait permasalahan yang diteliti. Adapun hasil penelitian yaitu : 1) kegiatan ini memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk dan memperkuat karakter religius santri, khususnya santri wanita. Ekstrakurikuler Nisaiyyah yang diadakan setiap hari Jumat selama satu jam, berfokus pada seminar keagamaan yang membahas akhlak Islami dan fikih Wanita, 2) Pondok Pesantren Modern Arafah menghadapi beberapa tantangan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler Nisaiyyah. Namun, dengan kerjasama yang baik antara pengurus pesantren, pengajar, dan santri, serta penerapan pendekatan adaptif seperti perbaikan jadwal, menciptakan suasana yang mendukung, dan peningkatan kualitas sumber daya, pesantren berusaha mengatasi hambatan-hambatan tersebut
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
skripsi lena pdf.pdf 3.33 MB