UPAYA KEBIJAKAN KEPALA MADRASAH DALAM MENJALANKAN PROGRAM P5 UNTUK PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA MAN 3 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan kurikulum merdeka yang masih baru dan baru diterapkan, di mana dengan adanya kurikulum baru ini juga menghadirkan program program baru di sekolah yaitu adanya program P5 dan PPRA. Adapun yang menjadi rumusan masalah dan tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana bentuk kebijakan kepala madrasah dalam menjalankan program P5 di Man 3 kerinci untuk penguatan karakter peduli lingkungan pada siswa (2) Apa saja sikap kepedulian yang harus yang dijalankan untuk pengguatan karakter peduli lingkungan pada siswa MAN 3 kerinci (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi kepada madrasah dalam program P5 untuk penguatan karakter peduli lingkungan siswa di Man 3 kerinci?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskritif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan teknik Snowball sampling dengan teknik pengumpulan data melalui triangulasi, kemudian analisis data. Adapun lokasi penelitian yaitu di MAN 3 Kerinci. Hasil penelitian menunjukan (1) Bentuk kebijakan dan implementasi kepala madrasah dalam menjalankan program P5 pada siswa pada MAN 3 Kerinci yaitu berupa kebijakan tentang membuat suatu kerajianan sederhana dari bahan yang ada di sekitaran madrasah contohnya seperti tempat pinsil dari botol bekas, dengan memanfaatkan botol bekas tersebut bisa dapat mengurangi sampah plastik, sehingga lingkungan madrasah menjadi bersih. (2) Apa saja sikap kepedulian yang harus yang dijalankan untuk penguatan karakter peduli lingkungan pada siswa MAN 3 kerinci Siswa MAN 3 Kerinci perlu dibiasakan untuk peduli terhadap lingkungan dengan tindakan nyata, bukan hanya lewat kata-kata. Sikap kepedulian itu bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, rajin membersihkan kelas, ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih sekolah, serta menjaga tanaman dan fasilitas yang ada.(3) Faktor penghambat dan pendukung yang dihadapi kepada madrasah dalam program P5 adalah segi pembiayaan dana dikarenakan dana madrasah terkhusus untuk program P5 saat ini belum ada dan sering ada kegiatan lain pada jam pembelajaran P5. Dan adapun Faktor pendukung yaitu siswa di bebaskan untuk berkreasi sesuai dengan idenya masing masing dan boleh memanfaatkan alat alat yang ada disekitaran madrasah.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI RESA SISWARNI.pdf 4.11 MB