ANALISIS DAMPAK TOKSISITAS DAN TROLLING DALAM GAME MOBA TERHADAP MORAL KEAGAMAAN PADA MAHASISWA PAI DI IAIN KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya fenomena toksisitas dan trolling dalam game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), seperti Mobile Legends: Bang Bang, yang tidak hanya berdampak pada suasana permainan tetapi juga dapat memengaruhi perilaku dan moral keagamaan pemain, termasuk mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di IAIN Kerinci. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena mahasiswa PAI sebagai calon pendidik agama Islam diharapkan mampu menjaga etika, adab, dan nilai keislaman, baik di dunia nyata maupun dunia digital.Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui bentuk dan perilaku toksisitas serta trolling yang terjadi di kalangan mahasiswa PAI, (2) menganalisis dampak perilaku tersebut terhadap moral keagamaan mahasiswa, dan (3) mendeskripsikan upaya mahasiswa PAI dalam menjaga moral keagamaan saat menghadapi situasi toxic di dalam game MOBA.Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswa PAI angkatan 2024 yang aktif bermain game MOBA. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku toksisitas dan trolling di kalangan mahasiswa PAI muncul dalam bentuk penggunaan kata-kata kasar, ejekan terhadap rekan setim, serta tindakan sengaja merusak jalannya permainan (feeding dan provokasi). Perilaku tersebut berdampak pada menurunnya kesabaran, lemahnya pengendalian emosi, dan berkurangnya kepekaan terhadap etika berbicara sesuai ajaran Islam. Meskipun demikian, sebagian mahasiswa menunjukkan kesadaran religius dengan melakukan refleksi diri dan berupaya memperbaiki perilaku melalui pengendalian emosi, menasihati rekan, serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam aktivitas bermain. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa toksisitas dan trolling dalam game MOBA berpengaruh terhadap moral keagamaan mahasiswa PAI, namun dampak negatifnya dapat diminimalisir melalui penguatan kesadaran spiritual dan pembiasaan akhlak Islami. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi mahasiswa PAI dalam menyeimbangkan kehidupan digital dan religius, bagi pendidik dalam memahami tantangan moral generasi digital, serta bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan pembinaan karakter berbasis nilai Islam di era teknologi.
Waktu Publikasi
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
YOSI APDAL B. PUKRI.pdf 2.31 MB