Deskripsi/Abstract
Metode problem solving merupakan metode pembelajaran yang menekankan partisipasi aktif siswa agar membangun pengetahuannya atau disebut dengan student center (berpusat kepada siswa). Motivasi adalah rangsangan dari dlam atau luar diri seseorang yang terdapat keinginan untuk mencapai suatu tujuan, sehingga adanya motivasi membuat siswa semangat untuk terus belajar tanpa ada paksaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas XI MAN 1 Kerinci yang belajar dengan menggunakan metode problem solving dan tanpa menggunakan metode problem solving dalam mata pelajaran aqidah akhlak dan untuk mengetahui pengaruh metode problem solving dalam mata pelajaran aqidah akhlak terhadap motivasi belajar siswa. Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen bentuk desain penelitian yang dipilih adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini yaitu kelas XI MAN 1 Kerinci sebanyak 136 siswa/i, sedangkan sampel pada kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 24 siswa/i dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol sebanyak 23 siswa/i. Sampel ini diambil dengan adanya pertimbangan tertentu dan telah diuji normalitas dan homogenitas. Instrument pada penelitian ini berupa angket, yaitu angket metode problem solving dan angket motivasi belajar.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Motivasi belajar Aqidah akhlak siswa yang tidak menggunakan metode problem solving di kelas XI MIPA 2 di MAN 1 Kerinci dari 23 orang siswa diperoleh 1 orang motivasi belajar dengan kategori rendah, 15 orang motivasi belajar dengan kategori cukup tinggi, 6 orang motivasi belajar dengan kategori tinggi, dan 1 orang motivasi belajar dengan kategori sangat tinggi; (2) Motivasi belajar Aqidah akhlak siswa yang menggunakan metode problem solving di kelas XI MIPA 1 di MAN 1 Kerinci dari 24 orang siswa diperoleh 1 orang motivasi belajar dengan kategori rendah, 9 orang motivasi belajar dengan kategori cukup tinggi, 12 orang motivasi belajar dengan kategori tinggi, dan 2 orang motivasi belajar dengan kategori sangat tinggi; (3) Dari hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai sig. 0,002 sehingga dapat disimpulkan 0,002 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya terdapat pengaruh metode problem solving dalam mata pelajaran aqidah akhlak terhadap motivasi belajar siswa MAN 1 Kerinci.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI NINA .pdf | 3.21 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.