Deskripsi/Abstract
Tantangan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya minat membaca, khususnya bahan bacaan yang bermanfaat untuk pengembangan karakter dan pemahaman agama. Program literasi Al-Qur'an yang dilaksanakan oleh Rohis bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan memperkenalkan kebiasaan membaca Al-Qur'an. Program literasi Al-Qur'an juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama siswa dan membentuk karakter mereka menjadi lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penguatan karakter gemar membaca melalui program literasi Alqur‟an di MAN 1 Merangin.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Waka Kurikulum, Pembina Program Literasi, Pengurus Program Literasi, serta peserta program literasi. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, data display dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi sumber (data) dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian yang diteliti oleh peneliti.
Temuan penelitian ini adalah: a. penguatan karakter gemar membaca melalui program literasi Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dilaksanakan dengan pendekatan sistematis melalui perencanaan komprehensif yang melibatkan seluruh komponen madrasah, penyusunan kurikulum terintegrasi, dan penyiapan sarana prasarana pendukung. Pelaksanaan program mencakup kegiatan tadarus pagi, tahfiz, tahsin, kajian tafsir, dan lomba-lomba dengan metode pembelajaran variatif seperti Talaqqi, Tikrar, diskusi kelompok, dan proyek kreatif.
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program meliputi motivasi siswa, dukungan guru kompeten, lingkungan kondusif, metode pengajaran interaktif, dan peran orang tua. c. Dampak program terlihat pada peningkatan frekuensi membaca siswa menjadi 15-20 menit setiap hari, durasi membaca menjadi 25-30 menit per hari, perluasan minat baca ke berbagai literatur keislaman, serta perkembangan kemampuan pemahaman dari literal menjadi kontekstual dan reflektif. Siswa juga semakin aktif berbagi pengetahuan melalui kultum, majalah dinding, media sosial, dan forum diskusi. Program ini berhasil menciptakan ekosistem literasi yang mendukung pengembangan karakter gemar membaca pada siswa.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| TESIS IMA baru.pdf | 4.44 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.