STATEGI GURU AGAMA DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI AL-QUR’AN DI SMAN 13 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena-fenomena yang terjadi berkenaan dengan Literasi Qur‟an pada siswa/i di SMAN 13 Kerinci tepatnya di Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur dan ini menjadi sesuatu yang harus ditindak lanjuti agar tidak terjadi masalah yang menjadi focus dalam penelitian ini adalah kurangnya minat Literasi Qur‟an dikarenakan kurangnya pembinaan serta fasilitas yang memadai sehingga para peserta didik tidak berminat dalam ajaran agama Islam terutama dalam Literasi al-Qur‟an itu sendiri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan, Analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kurangnya motivasi: Kurangnya motivasi dan minat untuk mempelajari al-Qur‟an dapat menghambat literasi al-Qur‟an, (2) Keterbatasan akses: Keterbatasan akses ke sumber daya al-Qur‟an dan teknologi dapat menghambat literasi al-Qur‟an, (3) Metode pembelajaran yang tidak efektif: Metode pembelajaran al-Qur‟an yang tidak efektif dapat menghambat literasi al-Qur‟an, (4) Kurangnya dukungan lingkungan: Kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat dapat menghambat literasi al-Qur‟an, dan (5) Keterbatasan sumber daya: Keterbatasan sumber daya dan fasilitas dapat menghambat literasi al-Qur‟an. Siswa malas membaca al-Qur‟an, siswa berpura-pura membaca al-Qur‟an hanya menggerakkan bibir dan tidak mengeluarkan suara atau hanya sekedar ikut-ikutan saja, siswa lebih senang membaca al-Qur‟an melalui Hp hal ini yang memberikan siswa/i kurang fokus dan kurang pengawasan dari guru, dan lingkungan luar sekolah tidak terkontrol oleh semua guru gerak-gerik siswa/i tersebut.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
Skripsi 1 (Wela) pdf_0.pdf 3.12 MB