Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana dukungan emosional orang tua, yang mencakup perhatian, empati, dan kepercayaan terhadap anak, serta efikasi diri, yang merefleksikan keyakinan individu atas kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan, secara bersama-sama maupun terpisah berkontribusi terhadap pembentukan resiliensi akademik mahasiswa. Resiliensi akademik mengacu pada kemampuan mahasiswa untuk bertahan dalam situasi penuh tekanan, bangkit dari kegagalan, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik yang kompleks. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci yang dipilih melalui metode convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket daring yang dirancang untuk menggali tiga variabel utama: tingkat dukungan emosional dari orang tua, tingkat efikasi diri, dan tingkat resiliensi akademik mahasiswa. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan resiliensi akademik, sementara dukungan emosional orang tua tidak memberikan kontribusi langsung yang signifikan. Namun, dalam analisis gabungan, efikasi diri tetap menjadi faktor utama yang berperan dominan dalam mendukung kemampuan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan beradaptasi dengan tuntutan pembelajaran yang terus berkembang. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan efikasi diri mahasiswa melalui berbagai program pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan individu, tetapi juga terintegrasi dengan dukungan emosional dari keluarga, guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi keberhasilan akademik sekaligus kesejahteraan psikologis mahasiswa dalam jangka panjang.
Waktu Publikasi
Koleksi
Subject
- 16 views
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| artikel elipiya pdf.pdf | 578.64 KB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.