Deskripsi/Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan materi pembelajaran
bioteknologi, mengeksplorasi proses pembuatan tape ketan tradisional dari
perspektif etnosains, dan merumuskan adaptasi pengetahuan tradisional menjadi
desain pembelajaran bioteknologi yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnosains. Data dikumpulkan
melalui wawancara dengan pembuat tape ketan, dosen bioteknologi, dan
mahasiswa, observasi lapangan serta dokumentasi. Informan dipilih secara
purposive sampling dengan kriteria kredibilitas ketat. Analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan),
dengan triangulasi sumber, metode, dan teori untuk menjamin keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Materi pembuatan tape ketan
tradisional sangat sesuai dengan struktur pembelajaran bioteknologi di IAIN
Kerinci, khususnya untuk pencapaian CPMK4 dan CPMK6 tentang aplikasi
kearifan lokal. 2). Proses pembuatan tape ketan di Desa Koto Majidin
mencerminkan lima tahapan utama yang mengintegrasikan pengetahuan empiris
dengan prinsip bioteknologi fermentasi. 3). Adaptasi etnosains dapat
diimplementasikan melalui transformasi metode pembelajaran dari ceramah
menuju experiential learning dengan pendekatan induktif, studi lapangan, dan
sistem penilaian autentik yang mengintegrasikan budaya lokal dengan konsep
bioteknologi modern.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI FIDDIA-1.pdf | 3.22 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.