Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesejahteraan petani hortikultura, khususnya petani jeruk Siam Madu di Desa Lolo Kecil Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci, yang menjadi salah satu sentra produksi jeruk unggulan di Provinsi Jambi. Ketidakstabilan harga jual dan tingginya biaya produksi menjadi faktor utama yang memengaruhi fluktuasi pendapatan petani, sehingga perlu dilakukan analisis yang komprehensif terhadap struktur biaya, harga jual, dan pendapatan bersih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur biaya produksi, menghitung besarnya pendapatan bersih, serta mengukur tingkat kelayakan finansial usaha tani jeruk Siam Madu melalui pendekatan R/C dan B/C Ratio.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui survei, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani jeruk yang menjadi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan rata-rata petani jeruk Siam Madu sebesar Rp11.071.875 per musim tanam, dengan total biaya produksi Rp3.702.053, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh adalah Rp7.369.822. Nilai R/C Ratio sebesar 3,0 dan B/C Ratio sebesar 2,0 menunjukkan bahwa usahatani jeruk Siam Madu tergolong layak dan efisien secara ekonomi, karena setiap pengeluaran Rp1,00 mampu menghasilkan penerimaan Rp3,00 dan keuntungan Rp2,00.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| Skripsi RAHMAD ATIRA 2025 Watermark-1.pdf | 2.67 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.