Deskripsi/Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh peternakan ayam petelur di Desa Koto Tengah Kecamatan Danau Kerinci, mengidentifikasi faktor-faktor yang dihadapi peternak dalam menerapkan strategi pemasaran dan mengetahui peningkatan pendapatan peternak di Desa Koto Tengah Kecamatan Danau Kerinci.
Jenis penelitian adalah kualitatif, pendekatan penelitian lapangan atau field research. fokus penelitian strategi pemasaran 4P Produk, Harga, Distribusi, Promosi. Sumber data adalah sumber data primer dan sumber data sekunder . teknik pemilihan informan purposive sampling yaitu dengan inforam 4 peternak di Desa Koto Tengah. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/verification (penarikan kesimpulan). Teknik pemeriksaan keabsahan data triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran telur ayam di desa koto tengah mencakup empat aspek: produk (fokus pada kualitas telur dengan pengecekan ukuran dan kondisi, serta penggantian jika rusak), Harga (menyesuaikan dengan harga pasar dan menjual langsung ke konsumen jika harga lebih rendah), Saluran Distribusi (menjual ke distributor, grosir, atau konsumen langsung, termasuk pedagang keliling), dan Promosi (memanfaatkan media sosial dan WhatsApp untuk komunikasi langsung). Faktor-faktor yang dihadapi peternak telur ayam di Desa Koto Tengah antara lain: Stok Telur Tidak Stabil (solusinya dengan memperbesar usaha dan berkoordinasi dengan peternak lain), Persaingan Pasar (mengatasi dengan menjaga kualitas, memperluas pasar lewat media sosial, serta menjual langsung ke konsumen), dan Harga Tidak Stabil (peternak menjaga harga pasar dan tidak menaikkan harga terlalu tinggi). Pendapatan peternak telur ayam di Desa Koto Tengah rata-rata meningkat menjadi Rp 300.000 per hari. Beberapa peternak mengalami kenaikan pendapatan, misalnya Bapak Boby dari Rp 2.500.000 ke Rp 2.880.000 per hari. Kendala utama adalah ayam tidak bertelur 100%, akibat kandang yang kurang nyaman, cuaca, serta faktor genetik dan lingkungan yang kurang ideal. Perbaikan kandang dan lingkungan diperlukan untuk meningkatkan produksi
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI NADIAL.pdf | 2.15 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.