PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SOPAN SANTUN PADA SISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK DI SMPN 1 SUNGAI PENUH

Deskripsi/Abstract
Latar belakang penelitian adalah adanya permasalahan di SMPN 1 Sungai Penuh mengenai salah satu aplikasi yang sangat popular yaitu media sosial TikTok. Sebuah platform video yang dilengkapi dengan fitur musik dan efek ini banyak diminati oleh siswa. Siswa bermain TikTok tanpa mengenal tempat dan waktu khususnya di sekolah. Siswa cenderung meniru gaya bicara dan perilaku dari tren TikTok yang kurang sesuai dengan norma kesopanan. Siswa juga sering membicarakan persoalan TikTok tanpa menghiraukan guru yang tengah mengajar serta membuka aplikasi TikTok saat proses pembelajaran didalam kelas. Serta siswa mengikuti tren TikTok tanpa memperhatikan etika dalam berpakaian. Hal ini tentu menjadi kasus yang perlu diperhatikan dimana kurangnya sopan santun siswa sebagai seorang pelajar. Oleh sebab itu, perlu adanya peran dari guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter sopan santun pada siswa pengguna media sosial TikTok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media sosial TikTok siswa SMPN 1 Sungai Penuh, mendeskripsikan dampak dari penggunaan media sosial TikTok di SMPN 1 Sungai Penuh, dan mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter sopan santun pada siswa pengguna media sosial TikTok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) penggunaan media sosial TikTok tanpa memperhatikan koridor atau batasan menimbulkan efek negatif pada siswa SMPN 1 Sungai Penuh, sehingga diperlukan peran guru untuk membina siswa. 2) Dampak penggunaan media sosial TikTok di SMPN 1 Sungai Penuh yaitu: dampak negatif, penggunaan bahasa kasar atau tidak pantas, menurunnya sikap hormat terhadap guru, dan kurangnya etika dalam berpakaian. Sedangkan dampak positif adalah median sosial TikTok sebagai media pembelajaran yang menarik dan melatih keterampilan digital. 3) Peran guru Pendidikan Agama Islam SMPN 1 Sungai Penuh dalam membentuk karakter sopan santun pada siswa pengguna TikTok adalah sebagai pendidik, motivator, pembimbing, dan evaluator.
Files
Attachment Size
Skripsi NERRY DIANI SRI WAHYUNI.pdf 5.26 MB