HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SMPN 9 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas VIII SMPN 9 Kerinci. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain korelasional, melibatkan 18 siswa sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui angket dan tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa tergolong tinggi (50%), begitu pula dengan keterampilan proses sains (89%). Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara berpikir kritis dan keterampilan proses sains terhadap pembelajaran IPA (p < 0,05), dengan tingkat korelasi yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin tinggi pula keterampilan proses sains dan hasil belajar IPA mereka. Oleh karena itu, penguatan keterampilan berpikir kritis dan proses sains perlu diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains di sekolah menengah pertama.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
skripsi Nadia Salsabila pdf.pdf 6.6 MB