Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penetapan harga yang
diterapkan oleh pedagang Pasar Tradisional Desa Belui, Kecamatan Depati Tujuh,
Kabupaten Kerinci, serta faktor-faktor yang memengaruhinya dan kesesuaiannya
dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Pasar tradisional memiliki peran penting
dalam perekonomian masyarakat pedesaan, terutama sebagai sarana distribusi
kebutuhan pokok dan sumber pendapatan masyarakat kecil. Namun, dalam
praktiknya masih terdapat perbedaan harga antar pedagang untuk barang sejenis,
sehingga perlu dikaji strategi penetapan harga yang digunakan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat orang pedagang
sayur yang menjual komoditas yang sama, seperti cabai, tomat, kol, dan wortel.
Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Analisis data
dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi penetapan harga yang diterapkan pedagang
meliputi strategi biaya plus (cost-plus pricing) dan strategi berbasis persaingan
(competitive pricing). Faktor-faktor yang memengaruhi penetapan harga antara lain
biaya perolehan barang, kualitas dan ketersediaan barang, kondisi persaingan,
permintaan konsumen, faktor musiman, serta hubungan sosial antara pedagang dan
pembeli. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, strategi penetapan harga yang
diterapkan pedagang pada umumnya telah sesuai dengan prinsip kerelaan,
kejujuran, persaingan sehat, keterbukaan, dan keadilan, serta tidak ditemukan
praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai ekonomi Islam.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| Yola Eka Putri.pdf | 1.99 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.