GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER KOMUNIKATIF DAN BERSAHABAT DI SMAN 11 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian dilakukan karena Keterbatasan komunikasi langsung antara kepala sekolah dengan warga sekolah dalam kegiatan sehari-hari. Kurangnya forum dialog rutin antara kepala sekolah dengan guru, staf, dan siswa. Program pengembangan karakter komunikatif dan bersahabat belum berjalan optimal. Minimnya keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa. Suasana formal yang masih dominan menghambat terciptanya komunikasi yang lebih bersahabat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Membentuk Karakter Komunikatif Dan Bersahabat di SMAN 11 Kerinci Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka, Kesiswaan, Waka Bidang Humas, Waka Sarana dan Prasarana, Waka Bidang Kurikulum, Pembina Osis, Pembina Pramuka, Komite Sekolah, Guru SMAN 11 Kerinci, Wali Kelas X, XII dan XII, Tata Usaha (TU) dan Siswa SMAN 11 Kerinci. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, data display dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi sumber (data) dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian yang diteliti oleh peneliti. Temuan Penelitian ini adalah: Penelitian ini mengungkapkan tiga aspek penting tentang kepemimpinan di SMAN 11 Kerinci. Pertama, karakter komunikatif dan bersahabat terlihat melalui interaksi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan staf administrasi, meskipun interaksi dengan siswa masih cenderung formal. Kedua, kepala sekolah menerapkan beragam gaya kepemimpinan yang mencakup partisipatif, demokratis, suportif, instruktif, dan konsultatif. Setiap gaya ini diterapkan sesuai konteks dan kebutuhan, dengan penekanan pada pelibatan guru dan staf dalam pengambilan keputusan. Ketiga, gaya kepemimpinan kepala sekolah berdampak signifikan pada pembentukan karakter komunikatif dan bersahabat di sekolah, tercermin dalam lingkungan yang mendukung dialog terbuka dan suasana kerja yang harmonis. Meski demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, terutama dalam hal penggunaan teknologi komunikasi dan pengembangan hubungan personal dengan siswa.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
TESIS MUZIRWAN.pdf 3.91 MB