TINJAUAN MAQASHID SYARI’AH TENTANG PENGGUNAAN SIMKAH WEB GEN 4 DALAM PENCATATAN PERNIKAHAN DI KUA KECAMATAN SANGIR

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik nikah Siri di wilayah kerja KUA Kecamatan Sangir meskipun telah diterapkannya SIMKAH Web Gen 4. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pasangan yang memilih nikah Sirri mengalami fluktuasi, dengan peningkatan pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022, dan kembali mengalami penurunan pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMKAH Web Gen 4 dalam pencatatan pernikahan di KUA Kecamatan Sangir serta efektivitasnya dalam meminimalisir pemalsuan buku nikah serta praktik nikah Siri. Kemudian mengkaji dalam perspektif Maqashid Syariah, khususnya dalam aspek perlindungan keturunan (hifz al-nasl) dan harta (hifz al-mal), guna memastikan kepastian hukum dan kemaslahatan bagi pasangan yang menikah secara resmi. Riset penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek meliputi Kepala KUA Kecamatan Sangir, staf KUA Kecamatan Sangir, dan calon pengantin. Peneliti sebagai instrumen utama instrumen pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, tanpa manipulasi atau intervensi terhadap objek yang diteliti. Penelitian ini menghasilkan bahwa SIMKAH Web Gen 4 secara signifikan meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keamanan dalam pencatatan pernikahan. Selain itu, SIMKAH Web Gen 4 berperan penting dalam mencegah pemalsuan buku nikah melalui penerapan nomor seri unik, barcode resmi, dan keterhubungan dengan sistem nasional, sehingga buku nikah yang diterbitkan lebih terjamin keasliannya. Dari perspektif Maqashid Syariah, penggunaan sistem ini mendukung pemeliharaan keturunan (hifz al-nasl) dengan memastikan setiap pernikahan tercatat secara sah dan diakui oleh negara, memberikan perlindungan hukum bagi anak yang dilahirkan. Selain itu, aspek pemeliharaan harta (hifz al-mal) juga terjaga, karena pencatatan pernikahan yang terdokumentasi dengan baik membantu pasangan dalam berbagai aspek administratif, seperti pengurusan warisan, kepemilikan aset bersama, dan akses terhadap layanan hukum yang sah. Dengan demikian, implementasi SIMKAH Web Gen 4 tidak hanya meningkatkan efisiensi pencatatan pernikahan, tetapi juga sejalan dengan prinsip-prinsip syariah dalam menjaga ketertiban sosial dan keadilan bagi umat Islam.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
TESIS DESNA ERITA FINAL.pdf 3.27 MB