xi AGAMA DAN JATI DIRI: STUDI FENOMENOLOGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PADA KORBAN BULLYING DI KERINCI SUNGAI PENUH

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi adanya fenomena bullying yang terjadi di salah satu sekolah menengah di Kerinci Sungai penuh. Bullying merupakan suatu tindakan baik secara verbal taupun fisik yang dapat melukai orang lain secara terus menerus dan bahkan menjadi kebiasaan melakukannya yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk Agama dan jati diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) cara pandang siswa korban bullying terhadap jati diri sebagai peserta didik 2) Persepsi korban bullying terhadp nilai keagamaan, dan 3) Persepsi korban bullying terhadap agama islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi,dengan pengambilan informan menggunakan pendekantan snowball sampling.serta teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi.Populasi dalam penelitian ini adalah 1 orang. Aktifitas dalam analisis data diantaranya, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan Kesimpulan. Dan untuk uji keabsahan Data dalam penelitian menggunakan Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) cara pandang siswa korban bullying terhadap jati diri mereka sangat dipengaruhi oleh pengalaman traumatis yang dialami,namun hal ini dapat berubah seiring penerimaan diri dan dukungan spiritual yang diterima. (2) persepsi korban bullying terhadap nilai agama sangat dipengaruhi oleh sejauh manan agama dapat memberikan mereka ketenangan, harapan, dan panduan moral dalam menghadapi kesulitan. (3) persepsi korban bullying terhadap agama islam sangat dipengaruhi oleh sejauh mana mereka memahami dan menghayati ajaran agama tersebut dalam kehidupan mereka.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI IVOZIAH RATU .pdf 1.45 MB