PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBINAAN PELAKU BULLYING SISWA DI SMP NEGERI 20 KERINCI

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatabelakangi oleh adanya perilaku bullying yang terjadi antara siswa. Adanya perilaku bullying menunjukkan adanya pelaku dari perilaku tersebut. Pelaku bullying terjadi karena beberapa faktor, diantaranya ialah; pelaku mengalami broken home, pelaku pernah menjadi korban bullying sebelumnya, dan kurangnya moral atau akhlak seseorang. Pelaku bullying yang menyakiti siswa lain memberikan dampak yang sangat buruk bagi siswa yang menjadi korban. Tentunya perilaku ini menuntut adanya perbaikan atas perilaku tersebut. Perbaikan yang dilakukan dengan cara memberikan pembinaan kepada pelaku bullying melalui peran guru dalam pembelajaran agama islam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi bullying yang terjadi di SMP Negeri 20 Kerinci, dan melihat faktor penyebab adanya pelaku bullying disekolah tersebut, juga mengungkap peran guru dalam pembinaan pelaku bullying siswa melalui pembelajaran agama islam. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru agama islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah: (1) analisis data tahap awal (2) analisis data tahap lanjut (3) analisis data tahap akhir. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa peran guru dalam pembelajaran agama islam terhadap pembinaan pelaku bullying siswa, diatara peran tersebut adalah; guru menjadikan dirinya sebagai teladan yang utama untuk dituru, guru menanamkan nilai-nilai agama seperti kasih sayang, menghormati, dan saling peduli, guru juga berperan membimbing pelaku memperbaiki diri dan meminta maaf kepada korban yang menjadi target bullying nya. Hasil dari penelitian ini ialah: (1) Kondisi bullying yang terjadi di SMP Negeri 20 Kerinci bisa dikatakan cukup memprihatinkan. (2) perilaku bullying yang terjadi di sekolah dikarenakan pelaku mengalami bebara faktor yang menjadikannya sebagai pelaku bullying. (3) Dalam memperbaiki sikap dari pelaku bullying, guru pendidikan agama islam, memiliki cara tersendiri dalam membina pelaku bullying siswa, yakni dengan melalui perannya dalam pembelajaran pendidikan agama islam yang ia ajarkan.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI AWELNA AMRINA .pdf 3.6 MB