Deskripsi/Abstract
Berdasarkan hasil penelitian, lingkungan keluarga memiliki peran utama dalam membentuk perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Suasana rumah yang harmonis dan penuh kasih sayang memberikan rasa aman dan stabilitas emosional bagi anak, memungkinkan mereka untuk tumbuh dengan kepercayaan diri yang baik. Selain itu, pola komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi faktor kunci dalam membangun keterampilan sosial anak. Anak yang terbiasa berdialog dan didengarkan oleh orang tuanya lebih mudah dalam mengekspresikan perasaan serta berinteraksi dengan teman sebaya. Faktor lain yang turut berpengaruh adalah keterlibatan anggota keluarga lain, seperti kakek-nenek, yang dapat memperkaya pengalaman sosial anak serta membantu mereka dalam mengelola emosi dan membangun hubungan interpersonal yang sehat. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti dampak penggunaan teknologi dalam kehidupan anak. Hasil menunjukkan bahwa anak yang terlalu banyak berinteraksi dengan gadget cenderung mengalami kesulitan dalam komunikasi tatap muka, yang dapat menghambat perkembangan sosial mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengatur waktu penggunaan teknologi agar tetap seimbang dengan interaksi sosial langsung.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| Agla Defaza_1.pdf | 566.47 KB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.