Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 4 Merangin, studi kebijakan kepala sekolah dalam membentuk karakter toleransi beragam di SMP Negeri 4 Merangin. Adapun kenyataan siswa SMP Negeri 4 Merangin belum mampu menerapkan sikap toleransi beragama dalam berinteraksi di sekolah. Hal itu terlihat dari siswa membuat golongan-golongan di sekolah berdasarkan ras, suku, dan agama. Perbedaan etnis yang terdapat di SMP Negeri 4 Merangin. penanaman rasa toleransi beragama bagi peserta didik tentu sangatlah dibutuhkan
Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah dalam membentuk karakter toleransi beragama di SMP Negeri 4 Merangin
Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kasus (case studies) dan lapangan (field study). Studi kasus (case studies) merupakan pendekatan penelitian kualitatif yang mendalam mengenai, kelompok individu, institusi, dan sebagainya dalam kurun waktu tertentu Penelitian studi kasus disini maksudnya peneliti memperoleh data informasi secara langsung dengan mendatangi langsung informan. Sedangkan, lapangan (field study) adalah penelitian dengan karakteristik masalah yang berkaitan dengan latar belakang dan kondisi saat ini dari subyek yang diteliti, serta berinteraksi dengan lingkungan.
Temuan Peneiltian sesuai dengan rumusan masalah Kebijakan kepala sekolah dalam membentuk karakter toleransi beragama di SMP Negeri 4 Merangin tanpa membeda-bedakan ras, suku dan agama yang dianutnya karena itu termasuk salah satu aturan yang diberlakukan oleh kepala sekolah SMP Negeri 4 Merangin, Sikap karakter toleransi beragama di SMP Negeri 4 Merangin menggambarkan bahwa terdapat tiga bentuk toleransi antar warga sekolah yang terjadi di SMP Negeri 4 Merangin yakni kesepakatan mematuhi aturan, menghargai suatu perbedaan, dan memberikan kedamaian pada semua siswa maupun guru, Faktor Pendukung dan penghambat kebijakan kepala sekolah dalam membentuk karakter toleransi beragama di SMP Negeri 4 Merangin Kerukunan yang diciptakan warga sekolah, khususnya pertemanan yang terjalin diantara peserta didik tanpa melihat perbedaan agama, ras, dan budaya, tetapi tidak melupakan ajaran- ajaran agama yang dianutnya. faktor penghambat yang di hadapi. sulitnya menyesuaikan lingkungan bagi peserta didik yang baru masuk sekolah dengan keadaan yang memiliki perbedaan agama yang mayoritas dan minoritas.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| TESIS LIZA DEVITA HERI.pdf | 3.41 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.