PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS BERBASIS KEARIFAN LOKAL “GAWE BATIGO DI DESA KOTO PAYANG, KOTO TUA DAN SEMUMU”

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini membahas tentang Penguatan Nilai Karakter Religius Berbasis Kearifan Lokal Gawe Batigo di Desa Koto Payang, Koto Tuo dan Semumu. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tradisi Gawe Batigo yang dimana pada desa ini kurangnya minat dan keberanian dalam memimpin shalat berjamaah sehingga pada saat shalat berjamaah itu hanya dipimpin oleh orang yang itu-itu saja. Dengan adanya Gawe Batigo ini dapat meningkatkan nilai karakter religius dan mencetak para imam-imam baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Gawe Batigo di Desa Koto Payang, Koto Tuo dan Semumu, ingin mengetahui bagaimana penguatan nilai karakter religius dalam tradisi Gawe Batigo di Desa Koto Tuo, Koto Payang dan Semumu, ingin mengetahui dampak kearifan lokal Gawe Batigo terhadap karakter pelaksana Gawe Batigo Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini ada dua macam, data primer dan data sekunder, sumber data primer diperoleh dari wawancara langsung yang terdiri dari Depati atau pimpinan adat dan Alim ulama desa Semumu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu pengelompokkan data, reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimulan atau verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan Gawe Batigo memiliki beberapa tahapan khusus yang sudah ditetapkan baik waktu dan tempat serta wajib dilaksanaakan. Diantaranya adalah duduk busamo, ngimboa guru, bapacau atau uji coba, batanteik, baarak-arak, pelaksanaan shalat dan ngantoa ima. 2) Adapun nilai karakter religius yang dapat dikuatkan dalam tradisi Gawe Batigo adalah nilai ibadah, akhlak dan disipilin, amanah dan ikhlas serta nilai keteladanan. 3) dampak positifnya seperti dapat menciptakan generasi penerus contohnya imam, dapat menambah ilmu kemudian juga bisa menguatkan nilai-nilai agama kita seperti shalat tepat waktu dan shalat jamaah lebih kemasjid daripada dirumah. Sedangkan dampak negatifnya adalah kurangnya waktu istirahat untuk para calon petugas Gawe Batigo. Karena pada saat bulan puasa itu memang diwajibkan untuk latihan.
Waktu Publikasi
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
Tesis Revisi Bunga Permaisuri Pdf.pdf 2.89 MB