Eksistensi Ratib Saman Sebagai Kearifan Lokal Dalam Mempengaruhi Sosial Budaya Keberagamaan Masyarakat Tanjung Pauh Pada Era Modern

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauhmana Ratib Saman ini mempengaruhi sosial budaya keberagamaan masyarakat Tanjung Pauh. Penelitian ini menggunakan metode “field research” (penelitian lapangan), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para informan, yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, budayawan, sosiolog dan warga masyarakat Tanjung Pauh. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa Ratib Saman di Tanjung Pauh sangat mempengaruhi sosial budaya keberagamaan masyarakatnya.

Penulis
Koleksi

Revitalisasi Naskah Syair Tale Haji: Sebuah Nilai Pendidikan Bagi Kreatifitas Masyarakatkerinci (Studi Kasus di Desa Sebukar)

Penelitian ini bertujuan untuk: 1)mengetahui bentuk revitalitas naskah Syair Tale Haji di desa Sebukar Kabupaten Kerinci; 2) mengetahui peran Revitalitas Naskah Syair Tale Haji dalam menumbuhkan nilai kreatifitas masyarakat di desa Sebukar; dan 3) mengetahui proses revitalitas Syair Tale Haji di desa Sebukar Kabupaten Kerinci. Berdasarkan data-data yang terkumpul di lapangan, maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Reseach) denganpendekatan kualitatif-deskriptif.

Penulis
Koleksi

Menguak Tabir Sejarah Kebudayaan Islam di Kerinci Lewat Rekonstruksi Benda Cagar Budaya dan Bersejarah

Kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya sejarah menyebabkan masyarakat kurang mengerti akan nilai nilai yang terkandung dalam benda-benda bersejarah. Jenis penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode kualitatif.Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembangunan masjid merupakan asas dari masyarakat yang beragama Islam, akantetapi pembangunannya merupakan perpaduan budaya Islam, budaya lokal, serta budaya luar. Hal ini menunjukkan bahwa sejarah perkembangan kebudayaan Islam di Kerinci penuh toleransi dan berjalan damai.

Penulis
Koleksi

Presisi Arah Kiblat Masjid-Masjid Di Kabupaten Kerinci

Pada umumnya penentuanarahkiblatmasjid-masjiddikabupatenKerinci hanyamenggunakankompas sertaarahkiblatyang merekayakini,yaknike barat.Olehkarenaituperlupengecekankembaliarahkiblatsupayaakurat dan tepat sesuai syar’i dan astronomi.Metodeyang dipilihuntuk mengukurarah kiblat yakniteodholit berdasarkan  posisi   matahari  setiap saat.

Penulis
Koleksi

An Analysis Of Swear-Words Used In Pondok Tinggi Dialect Of Kerinci Language

The expression of feelings can be delivered politely or impolitely. The impolite expression usually delivered by using swearwords or obscenities. In English, it is well-known as swear words. This study aimed to describe the types, meaning, and function of swear words spoken by natives in PondokTinggi, Sungai Penuh city.

Optimalisasi Fungsi Sosial Masjid Sebagai Sarana Pembinaan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Dan Remaja di Desa Hiang Sakti Kecamatan Sitinjau Laut

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui upaya, bentuk sertaoptimalisasi fungsi sosial Mesjid padaBadan Kontak Majlis Taklim dan Remaja di Hiang Sakti Kecamatan Sitinjau Laut. Penelitian ini dilakukan di Desa Hiang Sakti.

Penulis
Koleksi

Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Silaturahim Menjelang Ramadhan di Hamparan Rawang

Dalam perkembangannya, budaya atau tradisi lahir seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam sebuah lingkungan. Dengan demikian tradisi itulah yang akan menjadi ciri yang membedakannya dengan daerah lain. selanjutnya tradisi yang berkembang ini bertujuan untuk menyatukan masyarakat dan memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran yang begitu arif bagi masyarakat.

Penulis
Koleksi

Pengembangan Karakter Siswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan di SD Islam Mutiara Al-Madani Sungai Penuh

Based on a preliminary study that the ultimate purpose of Civic Education in primary schools should not only expected to shape the mora lcharacter of students, SD Islam Mutiara Al-Madani Sungai Penuh, should shape both its students’ cognitive and affective aspect, such as faith and piety. This is a qualitative study, in which the data is collected through interviews and observations. The participants of this study are fifth grade students of Al- Madani Elementary School. 

 

Penulis
Koleksi

Internalisasi Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi (Studi Kasus di Jurusan Tarbiyah Stain Ponorogo)

Character education is essentially an effort to develop the moral intelligence of students to behave noble (noble character). Thus forming efforts in the institutional character does not stop until the secondary level but it should be up to the college level.