Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan zakat, infaq dan
shadaqah di lazismu kota sungai penuh karena rendahnya kesadaran masyarakat
terhadap peran Lazismu dalam pengelolaan zis terlihat dari masih banyaknya
masyarakat, terutama yang tinggal lumayan jauh dari kota yang belum memahami
fungsi lembaga ini. Masyarakat lebih memilih menyalurkan dana langsung ke
mustahik atau melalui masjid terdekat sehingga distribusinya tidak merata.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian
dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif untuk menganalisis, menggambarkan
dan merangkum berbagai kondisi dan situasi berdasarkan data yang dikumpulkan
dari pengelolaan ZIS di Lazismu Kota Sungai Penuh. Proses pengelolaan zakat,
infaq dan shadaqah di Lazismu Kota Sungai Penuh mencakup empat tahapan
yaitu perencanaan, penghimpunan, pendistribusian dan pelaporan dana.
Pengelolaan ZIS di Lazismu Kota Sungai Penuh sudah berjalan efektif
berdasarkan pada beberapa indikator yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan
program, serta pengawasan. Pada 2023 terjadi penurunan penghimpunan dan
distribusi dana akibat kurang optimalnya sosialisasi dan beberapa kendala dan
tantangannya. Namun, pada 2024 optimalisasi sosialisasi meningkatkan
penghimpunan menjadi Rp 305.994.000 dan penyaluran Rp 280.062.000.
Lazismu memastikan dana ZIS tersalurkan tepat sasaran sesuai delapan asnaf
dengan sosialisasi offline dan online untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Program yang dijalankan sudah berjalan baik dan memberikan dampak positif di
bidang pendidikan, kesehatan, serta sosial-kemanusiaan. Pengelolaan ZIS diawasi
oleh Dewan Pengawas untuk memastikan bahwa tidak ada penyimpangan dalam
pengelolaan dana. Kendala dan tantangan yang dihadapi Lazismu Kota Sungai
Penuh dalam pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah meliputi banyaknya masjid
dan mushola yang membuka penerimaan zakat secara mandiri, rendahnya
kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga
resmi, Kondisi ekonomi yang tidak stabil dan keberadaan lembaga zakat yang
lebih besar dan berpengaruh seperti Baznas Kota Sungai Penuh juga menjadi
tantangan tersendiri bagi Lazismu.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| SKRIPSI NESKI DESFIANI .pdf | 2 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.