EFEKTIVITAS USAHA TAMBANG PASIR DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA SEMERAP KECAMATAN DANAU KERINCI BARAT KABUPATEN KERINCI

Deskripsi/Abstract
Usaha tambang pasir di Desa Semerap, Kecamatan Danau Kerinci Barat, merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini melibatkan banyak warga desa, baik sebagai pemilik alat berat, sopir, buruh tambang, hingga tenaga logistik. Efektivitas usaha tambang pasir dilihat dari sejauh mana kegiatan ini berkontribusi secara nyata terhadap peningkatan taraf hidup keluarga pelakunya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas usaha tambang pasir dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Desa Semerap, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan pelaku usaha tambang, kepala keluarga, serta aparat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan warga pelaku tambang, diketahui bahwa operasional tambang pasir di Desa Semerap sebagian besar dilakukan secara tradisyonal dan belum memiliki izin resmi (illegal). Penambangan dilakukan oleh individu atau kelompok kecil dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, sekop, dan karung, kemudian diangkut dengan mobil pick-up. Harga pasir permuatan mobil pick-up dijual berkisaran harga Rp. 200.000,00 – 250.000,00. Namun, proses ini tidak melalui prosedur perizinan yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga berpotensi menimbulkan konflik hukum dan lingkungan. Di sisi lain, lemahnya pengawasan dari pemerintah dan tingginya permintaan pasar menyebabkan aktivitas ini tetap berlangsung. Dari hasil penelitian yang peneliti dapatkan terkait usaha tambang pasir di Desa Semerap Kecamatan danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci merupakan salah satu kegiatan ekonomi utama yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Kegiatan ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari eksplorasi, ekstraksi, hingga distribusi pasir sebagai bahan baku kontruksi. Dengan meningkatnya permintaan pasir untuk pembangunan infrastruktur, operasional tambang di desa ini menjadi semakin penting.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
SKRIPSI WENA.pdf 1.8 MB