Deskripsi/Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penguatan karakter rasa ingin tahu siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada aspek reading, listening, speaking, dan writing, mengidentifikasi strategi guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penguatan karakter tersebut.
Penguatan Pendidikan Karakter adalah gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik) dengan dukungan pelibatan public dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penguatan pendidikan karakter juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan digital dan globalisasi. Pendidikan karakter modern tidak cukup hanya mengajarkan kedisiplinan dan sopan santun, tetapi juga menanamkan literasi digital, etika bermedia, dan kemampuan berpikir kritis.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan penelitian ini tergolong penelitian lapangan atau field reserch, yaitu penulis melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. Lokasi penelitian di SDN 162/III Pendung Tengah Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Temuan penelitian ini adalah: 1) Proses Penguatan karakter rasa ingin tahu siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi dilakukan melalui pemanfaatan media digital, seperti video pembelajaran, kuis interaktif, dan platform pembelajaran daring yang mampu menarik perhatian siswa. Penggunaan teknologi pembelajaran dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pada aspek listening, speaking, reading, dan writing. 2) Strategi pembelajaran yang diterapkan guru, antara lain pemberian stimulus pertanyaan, penggunaan media audiovisual, serta penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa, mampu mendorong keaktifan dan meningkatkan minat belajar siswa. 3) Faktor pendukung penguatan karakter rasa ingin tahu meliputi peran guru yang kreatif, variasi media teknologi yang digunakan, serta motivasi belajar siswa. Faktor penghambat penguatan karakter rasa ingin tahu siswa meliputi keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, rendahnya kepercayaan diri siswa, serta persepsi siswa bahwa Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang sulit.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan karakter rasa ingin tahu siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi tidak hanya berkontribusi pada penguatan karakter rasa ingin tahu siswa khususnya pada aspek listening, speaking, reading, dan writing, tetapi juga efektif dalam membangun karakter rasa ingin tahu sebagai bagian penting dari karakter belajar siswa di era digital.
Files
| Attachment | Size |
|---|---|
| PIPIT APRINITA.pdf | 3.54 MB |
Karya Lainnya
Saat ini belum ada karya lain dari penulis yang sama.
Berdasar Subject
Berdasar Tags
Saat ini belum ada karya lainnya berdasar kategori ini.