PERAN ORANG TUA DAN TOKOH AGAMA DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA DI DESA TANJUNG MUDO PENAWAR

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya remaja yang mengalami penurunan moral dan etika, tawuran, keluyuran tengah malam, kurangnya perhatian dari orang tua, dan melanggar aturan dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana peran tokoh agama dalam membina akhlak pada remaja, 2) bagaimana peran orang tua dalam membina akhlak remaja, 3) apa saja hambatan yang dihadapi oleh orang tua dan tokoh agama dalam membina akhlak remaja, 4) bagaimana dampak pembinaan remaja oleh orang tua dan tokoh agama terhadapa akhlak remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desktiptif, dengan jumlah sampel yaitu 3 orang tokoh agama, 5 orang remaja, orang tua remaja sebanyak 5 orang, ketua pemuda, Kepala Desa, dan Depati Ninik Mamak yang ada di Desa Tanjung Mudo Penawar. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan tujuan untuk memperoleh data yang tepat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan strategi orang tua dalam membina akhlak remaja yaitu dengan memberikan pengajaran, memberikan nasehat, dan mengajak anak untuk melakukan kebaikan. Peran dan strategi tokoh agama dalam membina akhlak remaja di Desa Tanjung Mudo yaitu dengan membentuk wadah yang positif, menanamkan nilai-nilai moral melalui nasehat spiritual, dan memperkuat hubungan spiritual yaitu dengan mengajarkan nilai-nilai agama. Hambatan dalam pembinaan akhlak remaja yaitu adanya pengaruh media digital dan lingkungan yang negatif, komunikasi orang tua terhadap anak, dan kurangnya minat remaja dalam kegiatan keagamaan. Selanjutnya, dampak yang diperoleh dari remaja terhadap pembinaan akhlak remaja, oleh orang tua dan tokoh agama yaitu orang tua selalu memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih. Kemudian, tokoh agama memberikan nasihat berdasarkan kebutuhan remaja, sehingga remaja lebih paham bagaimana cara bersikap. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah untuk penelitian selanjutnya lebih memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan partisipan yang lebih banyak, serta mengekplorasi faktor lain yang mempengaruhi akhlak remaja.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files