Artikel Jurnal

File yang diupload pada bagian ini berupa file-file artikel dari jurnal-jurnal terakreditasi secara baik.

الإجتماع والإستصحات في أصول النحو

Submitted by fahrun on Wed, 10/06/2021 - 14:56
The two sources of nahwu, namely Ijma and Istishab are very important to studyAfter Sama and Qiyas. This paper will discuss in more detail regarding Ijma andIstishab. So that Arabic learners, especially nahwu not only understand theexisting nahwu rules, but also understand the origin of these rules. The LibraryResearch is using referrals from various sources such as books and scientificarticles. The data collection technique is to conduct a review of these books and journals.

البلاغة العربية: موضوعها وعلاقتها بالأسلوبية

Submitted by fahrun on Wed, 10/06/2021 - 10:51
Balaghah pays attention to the meaning contained in the arrangement of the Arabic language, so that the meaning contained in the expression is revealed correctly. This proves that the science of Arabic language learned by a person is not limited to nahwu and sharaf only. But it is necessary to study balaghah at an advanced level in Arabic language. This paper presents the object of study of balaghah, the division of balaghah, and the correlation between balaghah and uslub itself. The Library Research is using references from various sources such as books and scientific articles.

Typology of Student Learning in Qira'ah Subject with Multiple Intelligence Perspective

Submitted by fahrun on Wed, 10/06/2021 - 09:01
This study tries to reveal the typology of student learning in Qira'ah subjects, the Multiple Intelligence of students in these subjects, and the relationship between student learning typology in Qira'ah subjects from the perspective of Multiple Intelligences. The Subjects in this study were students of the Jam'iyah Ihsaniyah al-Mukhtariyah Kerinci Islamic Boarding School. This research uses qualitative and quantitative methods.

Linguistic Error in Writing Arabic on Student Of Pondok Pesantren Al-Muhsinin Kerinci

Submitted by fahrun on Tue, 10/05/2021 - 15:48
Language competence of students when learning Arabic is very little noticed by Arabic language learners because it is very difficult for students to apply to what they learn from Arabic verbally and editorially. This study aims to describe the types of linguistic errors in Arabic writing and the reason for this error among Arabic learning in al-Muhsinin boarding schools. This study uses Henry Tarigan's qualitative error analysis method which consists of four stages: identifying errors, classification of errors, explaining errors, and evaluation of errors.

Arabic Learning in Industrial Revolution 4.0: Problems, Opportunities, and Roles

Submitted by fahrun on Mon, 10/04/2021 - 11:34
Technological capabilities in the era of the industrial revolution 4.0 can facilitate the learning process. However, some Arabic language education students at Jambi University still find it difficult to learn Arabic and decide to change majors. This study finds out how the problems, opportunities, and roles of the Arabic language during the industrial revolution 4.0 in the Arabic language education study program at Jambi University. This research is a descriptive qualitative with data collection techniques: a) observation; b) interviews; and c) documentation.

Refleksi Kepemimpinan dan Strategi Perang Nabi Muhammad (Studi Kontekstual Legitiimasi Sejarah Perang Uhud)

Submitted by Dr.Jalwis on Tue, 09/07/2021 - 15:35
Abstrak Dalam titik-titik sejarah perang Uhud perang ini merupakan perang kedua yang terjadi sejak didirikannya pemerintahan Islam oleh nabi Muhammad di Madinah. Perang ini disebabkan oleh faktor agama, faktor sosial, faktor ekonomi dan faktor politik. Beberapa literatur menyebutkan bahwa nabi Muhammad dan pasukannya mengalami kekalahan dalam peperangan ini karena banyaknya jumlah mujahid yang wafat. Namun, dalam perspektif ketercapaian tujuan awal faktor penyebab dari perang ini, tidak satupun keberhasilan yang diperoleh Quraisy dan infantrinya.

Pendidikan dalam Perspektif Hadist

Submitted by Dr.Jalwis on Tue, 09/07/2021 - 15:29
Pendidikan adalah sebuah sistem yang mengandung aspek visi, misi, tujuan, kurikulum, bahan ajar, proses belajar mengajar, guru, murid, manajemen, sarana prasarana, biaya, lingkungan dan lainnya . Dalam kerangka pendidikan hadits dipandang sebagai sumber rujukan, sumber informasi dan konfirmasi ilmu pengetahuan menjadi dasar dan landasan berfikir dalam pengembangan keilmuwan. Cara pandang terhadap hadits mengalami perkembangan. Hadits dipandang sebagai suatu yang dinamis, sesuatu yang berkembang dan berubah sejalan dengan perubahan waktu dan tempat.
Penulis
Koleksi

Pendidikan Akhlak Menurut Al-Qur'an (Pendekatan Metode Tematik)

Submitted by Dr.Jalwis on Tue, 09/07/2021 - 15:26
AI-Qur'an dalam mengungkap sesuatu tidak hanya menjelaskan secara rinci (ta/si/i) tetapi diantaranya diungkap secara global (ijmali)1 atau yang bersifat pokok-pokoknya saja. Dilain pihak ungkapannya bukanlah secara sistematis roelainkan banyak diantaranya bersifat tematis, yang mana masing-masing ayat merupakan satu kesatuan yang utuh, ayat yang satu menjelaskan ayat yang lain.
Penulis
Koleksi

Konstruk Pendidikan Multikultural (Studi Urgensi Integrasi Nilai-nilai Multikultural dalam Kurikulum Pendidikan)

Submitted by Dr.Jalwis on Tue, 09/07/2021 - 15:20
Multicultural education is an education that teaches students the values of heterogeneity in a comprehensive and thorough manner. The birth of a multicultural education discourse is a response to the symptoms of multiculturalism in Indonesian society. Therefore, the existence of multicultural education is to create stability and national integration, as well as increase the quality of society's civilization in a positive direction.
Penulis
Koleksi

Kondisi dan Suasana Pembelajaran Efektif Yang Islami

Submitted by Dr.Jalwis on Tue, 08/31/2021 - 14:18
Pembelajaran atau mengajar adalah upaya guru untuk mengubah tingkah laku siswa. Hal ini disebabkan karena pembelajaran adalah upaya guru untuk supaya siswa mau belajar. Sedangkan belajar adalah perubahan tingkah laku siswa. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa mengajar bukan upaya guru untuk menyampaikan bahan, tetapi bagaimana siswa dapat mempelajari bahan sesuai dengan tujuan. Belajar adalah perubahan yang konstan, berbekas, dan menjadi milik siswa, rnaka dalam belajar siswa mengalami proses dan meningkatkan kemampuan mentalnya.
Penulis
Koleksi