PERNIKAHAN KEDUA BAGI SEORANG ISTRI SEBELUM PERCERAIAN DI DESA KOTO SALAK DALAM SOSIOLOGI HUKUM ISLAM

Deskripsi/Abstract
Penelitian ini merupakan fenomena pernikahan kedua bagi seorang istri sebelum adanya keputusan perceraian resmi, yang merupakan isu kompleks yang tidak hanya memengaruhi aspek hukum tetapi juga struktur sosial masyarakat. Penelitian ini berfokus pada tiga masalah utama: (1) Faktor penyebab dan dampak sosial dari pernikahan kedua yang dilakukan sebelum perceraian, (2) efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa yang digunakan masyarakat, dan (3) status hukum pernikahan tersebut dari perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi tokoh agama, tokoh adat, anggota keluarga, dan tokoh masyarakat yang terlibat langsung dalam kasus tersebut. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan perspektif sosiologi hukum Islam, yang menggabungkan hukum Islam normatif dengan realitas sosial masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama pernikahan kedua sebelum perceraian meliputi kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hukum Islam dan hukum negara, pengaruh adat setempat yang menyamakan perpisahan suami-istri dengan perceraian, serta terbatasnya akses ke pengadilan agama. Dampak sosialnya meliputi konflik keluarga, stigma sosial terhadap perempuan, status anak yang tidak jelas, dan hubungan yang tegang antara keluarga besar. Penyelesaian sengketa sebagian besar dilakukan melalui musyawarah adat dan mediasi masyarakat, namun efektivitasnya rendah karena tidak memberikan kepastian hukum. Dari perspektif sosiologi hukum Islam, pernikahan kembali sebelum adanya putusan perceraian resmi adalah tidak sah, baik secara agama maupun hukum. Praktik ini juga mencerminkan lemahnya internalisasi norma hukum formal di dalam masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan hukum dan sosialisasi yang lebih kuat oleh pengadilan agama sangat diperlukan agar masyarakat memahami prosedur perceraian yang benar.
Waktu Publikasi
Penulis
Koleksi
Subject
Files
Attachment Size
220023005 - BULKIA.pdf 3.33 MB