Hengki Yandri

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Konformitas Teman Sebaya

Submitted by admin on Mon, 03/01/2021 - 12:48

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih adanya konformitas teman sebaya siswa yang negatif. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap konformitas teman sebaya melalui pendekatan eksperimen dengan rancangan the one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diungkap melalui angket model skala likert dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.

Self Control Belajar Siswa di Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Submitted by admin on Mon, 03/01/2021 - 09:17

Penelitian ini dilakukan atas dasar masih adanya indikasi siswa yang memiliki self control belajar yang lemah, padahal mereka berada pada era revolusi industri 4,0 yang mengharuskan seseorang memiliki self control belajar yang baik. Jika ini tidak dilakukan tindakan preventif maka akan mengganggu proses belajar siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap tingkat self control belajar siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 36 orang.

Penerapan Perilaku Altruistik dalam Layanan Konseling Individu Oleh Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Submitted by admin on Sun, 02/28/2021 - 13:41

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi guru BK di sekolah dalam melaksanakan layanan konseling individu belum memperlihatkan perilaku altruistik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan tingkat penerapan perilaku altuistik dalam layanan konseling individu oleh guru BK di sekolah menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 74 orang yang pernah mendapatkan layanan konseling individu dari guru BK.

Kepribadian Konselor Dan Pembentukan Karakter Siswa Di Sekolah

Submitted by admin on Sun, 02/28/2021 - 12:46

In general, the purposes of education in Indonesia is to build a character of students, but the fact tell a different version. Until now education in Indonesia still face a crisis in character. As example; found a student cheating, and lack of will to learning in school and at home, more than that we still found a criminalization, ect. A way to handle a problem of build the student character is with a modelling by personalities of counselor as educator.

Penulis
Koleksi